Terus Ditagih Hasil Kajian Lima Desa tanpa SD, Disdik Sumenep: Bantu jika ingin Cepat!

Pendidikan113 views

KABAR MADURA | Ketiadaan sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di lima desa saat ini terus menjadi perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Nurus Salam. Dia kembali mendesak organisasi perangkat daerah (OPD) teknis agar secepatnya mengambil langkah,

Langkah yang dimaksud, apakah akan dibangun sekolah baru atau tidak. Terlebih,  sudah sebulan belum ada kabar dari OPD teknis yang sebelumnya akan mengkaji kondisi itu. Nurus Salam menekankan agar hal itu tidak berlarut hingga lama,

”Jangan lambat dalam melakukan proses kajian, ini masalah serius yang perlu segera disikapi,” katanya, Selasa (9/7/2024).

Baca Juga:  MGMP Sumenep Matangkan 100 Soal SSC 2026, Uji Nalar Kritis Siswa

Berdasarkan data Disdik Sumenep, kekosongan SD itu berada di  Desa Tengedan Kecamatan Batuputih, Desa Mandala Kecamatan Gapura, Desa Rombiya Barat Kecamatan Ganding, Desa Kambingan Barat Kecamatan Lenteng, dan Desa Tarogan Kecamatan Lenteng.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) SD Disdik Sumenep Ardiansyah Ali Sochibi mengatakan bahwa akan melakukan evaluasi atau kajian tentang 5 desa yang saat ini tidak ada SD-nya, namun sampai saat ini tidak ada hasil.

Menurutnya, kajian itu memang butuh waktu yang lama dan membutuhkan proses yang panjang, sehingga nantinya hasilnya tidak asal-asalan.

Baca Juga:  MGMP Sumenep Matangkan 100 Soal SSC 2026, Uji Nalar Kritis Siswa

”Bagi siapa saja yang seolah butuh cepat maka mohon dibantu. Kan butuh dikaji lebih lanjut, bukan serta merta langsung jadi,” ucap Ardi.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *