KABAR MADURA | Pasangan RB. Fattah Jasin dan RP. Ahmad Mujahid Ansori secara resmi telah mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Rabu (28/8/2024). Pasangan yang dikenal dengan akronim “Tauhid” ini diusung 10 partai politik atau parpol.
10 parpol itu terdiri lima parpol parlemen; Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), serta lima parpol nonparlemen; Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Ummat, Partai Keadilan Nasional (PKN), Partai Buruh, dan Partai Garuda.
Fattah Jasin mengatakan, fokus utama dari visi dan misi pasangan Tauhid di antaranya memaksimalkan pembangunan diberbagai bidang, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan transformasi di semua bidang kehidupan.
“Misi kami adalah menjadi agen perubahan. Setiap kepala daerah memiliki visi misi yang harus diwujudkan melalui program-program konkret. Kami menyiapkan program prioritas yang akan mendukung proses pembangunan secara menyeluruh di Pamekasan, bagaimana tata kelola pemerintahan, dan mensejahterakan masyarakat,” paparnya.
Pihaknya optimistis bisa meraih kemenangan pada kontestasi pilkada tahun ini. Pasalnya, dukungan dari berbagai partai politik atau parpol terus mengalir. Ini akan menjadi modal penting untuk meraih hasil positif. Apalagi, dirinya sudah memiliki pengalaman yang cukup dalam memimpin Pamekasan saat mendampingi Ra Baddrut Tamam sebagai wakil bupati.
“Saya berusaha dan berupaya untuk meyakinkan partai pengusung. Alhamdulillah, teman-teman bisa melihat sendiri kekompakan dari partai pengusung,” ungkap Fattah Jasin saat ditemui awak media.
Sekadar diketahui, sebelum resmi mendaftar ke KPU, pasangan Tauhid melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, seperti doa bersama, orasi kebangsaaan, dan deklarasi partai pengusung di Pesantren Darus Salam, Kelurahan Jungcangcang. Kemudian juga berziarah ke Makam Ronggosukowati dan salat berjamaah di Masjid Agung Asy Syuhada’.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Wawan A. Husna





