46 Rumah Rusak di Pamekasan Diusulkan Dapat BTT, Masing-masing Rumah Dialokasikan Rp500 Ribu

Berita, News77 views

KABAR MADURA | Akhirnya puluhan rumah terdampak angin kencang pada awal November lalu telah diajukan untuk mendapatkan bantuan tidak terduga (BTT) khusus bencana.

Plt. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso, melalui Kabid Penanggulangan Bencana Akh. Rifai mengatakan, terdapat 46 rumah yang diajukan mendapat BTT. Hal itu berdasarkan laporan yang masuk di dinasnya.

“Insya Allah, sesuai laporan yang masuk akan ditindaklanjuti,” terangnya, Rabu (20/11/2024).

Rifai menambahkan, memang tidak semua rumah terdampak yang bisa terkaver dalam BTT ini. Pasalnya disesuaikan dengan tingkat kerusakannya, yakni rusak dengan skala sedang dan skala berat, seperti rusak parah yang tidak memungkinkan untuk ditempati.

Baca Juga:  Dinsos Pamekasan Gelar Sosialisasi BLT DBHCHT Bersama 158 Perusahaan Rokok Legal

Dia menyebut, total anggaran yang diusulkan adalah Rp45.900.000. Rata-rata setiap rumah mendapatkan alokasi Rp500 ribu. Sebab, rata-rata kerusakan yang dialami 46 rumah itu termasuk rusak sedang. Ada juga yang di atas Rp500 ribu, bergantung pada tingkat kerusakannya.

“Rata-rata tingkat kerusakannya sedang. Untuk kapan pencairannya itu ranah keuangan,” jelasnya kepada Kabar Madura.

Sebelumnya, Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Akhmad Dofir Rosidi menuturkan, awalnya ada 45 rumah yang rusak akibat angin kencang pada 2 November 2024. Kemudian, bertambah sekitar 30-an rumah lagi pada 4 November 2024.

Baca Juga:  57 Ribu PBI BPJS di Pamekasan Dinonaktifkan, 1.744 Orang Ajukan Reaktivasi

“Untuk fasilitas umum tidak ada yang terdampak, rata-rata yang terkena angin kencang rumah warga. Seperti hasbes atau gentingnya rusak, dan beberapa kerusakan lain,” ungkapnya. (nur/zul)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *