Pemkab Pamekasan Gratiskan 20 Siswa per Pekan Kunjungi Pamekasan Heritage

News80 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengalokasikan anggaran sebesar Rp130 juta untuk program Pamekasan Heritage. Program dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan 2025 tersebut menyasar siswa jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Fathorrachman menyampaikan, program Pamekasan Heritage atau yang dikenal dengan Sweet (Sambang Wisata Edukasi Government) itu akan dikemas dalam kunjungan wisata yang difasilitasi oleh Pemkab Pamekasan.

Paket kunjungan tersebut adalah ke Museum Mandilaras, Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan, Pendopo Budaya Wakil Bupati Pamekasan. Tujuan destinasi di tiga lokasi itu untuk mengenalkan dan mengedukasi siswa. Jumlah kunjungan terdiri dari 30 siswa secara bergantian setiap pekan. 

Baca Juga:  Kejari Pamekasan: Kalau Penegakan Hukum Pakai Kaca Mata Kuda, Pejabat Ketakutan!

“Jadi di 2024 itu baru launching, sehingga untuk realisasinya di tahun 2025,” ungkapnya.

Khusus bagi siswa, kunjungan tersebut tidak dikenakan biaya. Estimasi dalam satu tahun 2025 ini ditarget 48 kali kunjungan. Setiap berkunjung, siswa akan diarahkan oleh pemandu wisata yang berasal dari putra putri batik Pamekasan. 

Para siswa tersebut diantar dan jemput ke setiap sekolah. Sekolah yang sudah pernah berkunjung akan dilewati dulu, untuk selanjutnya memberikan kesempatan bagi siswa yang lain. 

Program tersebut sudah berjalan sejak akhir 2024 lalu. Namun dari sisi kesiapan anggaran, baru tersedia di 2025. 

Baca Juga:  Setelah Libur Lebaran, 30 Persen ASN Pemkab Pamekasan Pilih WFA

 Fathorrachman berharap para generasi muda bisa semakin mengenal warisan budaya, sehingga dapat terus dilestarikan. 

“Kalau misal nanti ada tambahan anggaran, bisa ditambah kuantitas siswa yang berkunjung, karena memang banyak sekolah yang meminta tambahan siswa, tapi karena anggaran kami terbatas, kamu hanya mampu menyiapkan bus kecil untuk 30 siswa,” terangnya. (rul/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *