Program Cek Kesehatan Gratis di Sumenep Terhambat Jaringan Internet dan Akses

Kesehatan27 views

KABAR MADURA | Kepala Dinkes dan P2KB Sumenep, Drg. Ellya Fardasah mengatakan, program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) di kepulauan masih terkendala sinyal internet dan akses.

Menurutnya, tidak semua wilayah di kepulauan memiliki sinyal internet yang memadai. Sebab, untuk mendaftar ke aplikasi satu sehat tergantung sinyal. “PKG di kepulauan terkendala sinyal internet dan akses,” ujarnya, Selasa (11/2/2025).

Hal ini, kata Ellya, akan mempersulit warga yang hendak memanfaatkan program kesehatan yang digulirkan pemerintah sejak Senin 10 Februari 2025. Lebih-lebih saat akan mengakses aplikasi Satu Sehat.

Baca Juga:  Tidak Sesuai Standar, Legislatif Sumenep Sarankan Wali Siswa Kompak Kembalikan Menu MBG

Sementara, sebelum melakukan pemeriksaan gratis, setiap warga harus terdaftar di Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan memiliki akun di aplikasi Satu Sehat, yang menjadi syarat untuk mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis.

“Meski tahu mengoperasikan, tetapi sinyalnya tidak ada, itu percuma,” terangnya.

Dikatakan, Dinas Kesehatan dan P2KB menyebut bahwa pemeriksaan kesehatan harus dilakukan di puskesmas. Sebab, seluruh alat pemeriksaan berada di puskesmas.

Ada sembilan kecamatan yang berada di wilayah kepulauan Sumenep, di antaranya Kecamatan Pulau Sapeken, Kangayan, Arjasa, Raas, Poteran, Nonggunong, serta Gili Raja, dan Sapudi. “Ini menjadi PR kami ke depan,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Gusar lantaran Kuota BBM Subsidi 2026 Belum Pasti

Sementara itu, warga kepulauan Sapeken Hendarti mengakui bahwa pada saat melakukan pendaftaran untuk melakukan pemeriksaan gratis , dirinya sulit untuk mengakses sinyal internet. Terkadang lemot, sehingga butuh berjam-jam agar bisa melakukan pendaftaran.

“Kami juga ingin merasakan hadirnya program gratis ini,” tuturnya. (imd/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *