KABAR MADURA | Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) berhasil menorehkan sejumlah prestasi. Pesantren modern yang mengusung pengembangan santri di berbagai bidang itu meraih prestasi di Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan 2025.
Perolehan prestasi di Porseni tersebut menjadi hadiah istimewa di momentum perayaan Hari Jadi (Harjad) IBS PKMKK ke-3. Beberapa santri mampu mempersembahkan medali, di antaranya Tri Oktafyan Wimarta Putra dan Ahmad Ghazlan Azami yang berhasil menjadi juara 3 dalam cabang tenis meja ganda putra.
Sementara itu, Isyraf Rizqullah Afroza dan Ilham Alaikal Maghrobi sukses meraih juara 2 dalam kategori ganda putra lomba pencak silat. Tidak kalah membanggakan, Maulana Atiqul Akbar menunjukkan kepiawaiannya di arena bela diri dengan menyabet juara 1 dalam lomba pencak silat.
Raihan medali itu sebagai bukti bahwa IBS PKMKK tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga mendukung pengembangan keterampilan santri di berbagai bidang, termasuk olahraga dan seni. Tujuannya, agar IBS PKMKK mampu mencetak generasi unggul yang inovatif, mampu berdaya saing, dan santun dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kepesantrenan.
“Alhamdulillah, para santri IBS PKMKK dapat berkembang sesuai dengan bakat dan minatnya. Capaian ini menjadi berkah sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik,” ungkap Direktur Utama IBS PKMKK KH. Achmad Muhlis.
Tidak hanya dari pihak pesantren, apresiasi dan rasa syukur juga datang dari para wali santri yang turut merasakan kebanggaan atas pencapaian anak-anaknya.
“Semua ini tidak terlepas dari peran para guru serta ustaz dan ustazah yang senantiasa memberikan motivasi dan semangat kepada putra kami,” ujar salah satu wali santri, Ifilatul Mimatin Nafisiyah. (nur/zul)





