KABAR MADURA | Perpustakaan Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat literasi unggulan di wilayah Madura. Dengan raihan akreditasi A, perpustakaan UNIBA Madura ini menjadi salah satu yang terbaik dalam layanan dan pengelolaan koleksi pustaka di lingkungan perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Dipimpin oleh Nur Fajri Fitriyah selaku penanggung jawab, Perpustakaan UNIBA Madura kini menjadi ujung tombak penguatan budaya literasi di kalangan civitas akademika, khususnya mahasiswa.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan akademik dan literasi yang menyenangkan, inklusif, dan inovatif,” ujar Nur Fajri Fitriyah.
Saat ini, Perpustakaan UNIBA Madura memiliki lebih dari 30.000 eksemplar buku dengan total 5.000 judul, yang mencakup berbagai disiplin ilmu. Koleksi tersebut terdiri dari koleksi umum, koleksi kesehatan, buku-buku agama, literatur filsafat dan auku-buku khusus jurusan di UNIBA Madura.
Menurutnya, ketersediaan koleksi yang lengkap dan terstruktur ini menjadikan perpustakaan UNIBA sebagai sumber referensi utama bagi mahasiswa dan dosen dalam menunjang kegiatan akademik maupun penelitian.
Tidak hanya fokus pada ketersediaan koleksi, perpustakaan ini juga aktif mengembangkan program literasi kreatif guna mendorong minat baca dan budaya menulis di kalangan mahasiswa. Beberapa program unggulan yang rutin dijalankan antara lain Book of the Week, Pojok Literasi di tempat umum, review buku tertulis dan video dan podcast seputar buku dan literasi.
Dia juga mengutarakan atmosfer perpustakaan UNIBA Madura dirancang agar nyaman dan modern, mendorong mahasiswa untuk betah berlama-lama membaca dan berdiskusi. Selain ruang baca yang luas, tersedia pula fasilitas WiFi, area diskusi kelompok, dan katalog digital yang memudahkan pencarian buku.
“Kami ingin menciptakan suasana perpustakaan yang tidak hanya sunyi, tapi juga hidup dengan aktivitas literasi,” tambah Nur Fajri.
Ke depan, perpustakaan UNIBA Madura tengah mempersiapkan pengembangan sistem perpustakaan digital yang dapat diakses mahasiswa dari mana pun. Program ini juga akan melibatkan komunitas mahasiswa dalam merancang dan mengisi konten literasi digital.
Dengan berbagai terobosan dan konsistensi dalam pengelolaan layanan, akreditasi A yang diraih Perpustakaan UNIBA Madura menjadi bukti nyata dedikasi dan profesionalisme tim pustakawan.
“Kami percaya, literasi adalah fondasi kemajuan bangsa. Dan perpustakaan adalah jantungnya universitas,” pungkas Nur Fajri Fitriyah. (ara/waw)





