Belatung Menggeliat di Menu MBG SMAN 3 Pamekasan, Kepala SPPG: Akibat Ketidaktelitian Staf!

KABAR MADURA | Kasus program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus terjadi di Kabupaten Pamekasan. Setelah sebelumnya di daerah Tlanakan para siswa keracunan usai makan menu MBG, beberapa hari kemudian para siswa di Pegantenan muntah-muntah setelah menyantapnya.

Terbaru, kini viral video menu MBG di SMAN 3 Pamekasan ada belatungnya. Belatung tersebut tampak menggeliat di ompreng yang digunakan sebagai wadah menu MBG.

Dalam video berdurasi 23 detik itu, terlihat belatung kecil yang sedang merayap pada sendok lauk telur bali di menu MBG. Para siswa memvideonya sembari menyebut nama Presiden Prabowo.

Kepala SMAN 3 Pamekasan Wardi membenarkan bahwa menu MBG yang viral itu memang di sekolahnya. Menurutnya, memang ada satu menu MBG yang ada belatungnya.

Baca Juga:  Isu Kenaikan BBM 2026 Resahkan Warga Pamekasan

Saat kejadian, Wardi langsung memanggil siswa yang bersangkutan. Siswanya membenarkan kalau ada ulat di lauk telur balinya.

“Sementara untuk menu MBG yang lain seperti nasi, buah dan sayur, tidak ada ulatnya,” ujar Wardi, Jumat (19/9/2025).

Yang lain aman, tambah Wardi, semua makanan dihabiskan oleh siswa. Hanya satu ompreng saja yang ada belatungnya.

“Analisis kami, belatung berasal dari ujung jeruk yang agak busuk,” ujarnya.

Pihaknya mengaku telah memanggil Kepala SPPG Dapur Usamah untuk mengecek secara langsung makanan yang disalurkan.

Kepala SPPG Dapur Usamah Adli Chory Nauval Safari mengungkapkan, saat tiba di SMAN 3 Pamekasan, ompreng yang ada belatungnya sudah disatukan dengan ompreng lainnya.

Baca Juga:  Guru dan Siswa SMP di Bangkalan Diduga Keracunan MBG, Penyebab Masih Diselidiki

Niatnya mau dicek dari apanya yang bermasalah. Kalau kebersihan ompreng di dapur, Adli memastikan sudah menggunakan oven. Bisa jadi dari buah atau sayur.

“Kejadian ini, kemungkinan juga akibat ketidaktelitian salah satu staf saya. Bisa jadi ada buah yang terlewat untuk dicek oleh staf saya. Namanya juga manusia pasti ada salahnya,” ujar Adli. (rul/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *