Dibuka Tahun 2026, Kenali Aturan Zero Growth dan Minus Growth dalam Seleksi CPNS Terbaru

News212 views

KABAR MADURA | Pemerintah memastikan tidak akan membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Keputusan itu diambil untuk memfokuskan penyelesaian proses pengangkatan ASN tahun 2024, termasuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah tersebut juga dimaksudkan agar penataan formasi ASN tetap sejalan dengan kemampuan fiskal, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir. Seleksi CPNS dipastikan kembali dibuka pada tahun 2026. Hanya saja, pemerintah akan menerapkan kebijakan baru yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Baca Juga:  Belanja Pegawai Dibatasi 30 Persen, Pemkab Pamekasan Berpotensi Setop Rekrutmen Baru

Dalam kebijakan itu, sistem Zero Growth dan Minus Growth akan diberlakukan. Artinya, jumlah ASN yang direkrut tidak akan melebihi, bahkan bisa lebih sedikit dari jumlah pegawai yang pensiun. Dengan kata lain, seleksi CPNS 2026 akan berlangsung lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah pemerintah untuk mengefisiensikan belanja pegawai sekaligus memastikan bahwa ASN yang diterima benar-benar sesuai dengan kebutuhan instansi.

Namun, penerapan sistem Zero Growth dan Minus Growth diprediksi akan membuat peluang lolos semakin kecil. Setiap instansi hanya akan mendapatkan formasi untuk kebutuhan yang dianggap paling vital. Alhasil, kompetisi antarpelamar akan semakin sengit, mengingat profesi ASN tetap menjadi incaran utama karena menawarkan stabilitas dan kepastian karier. (nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *