KABAR MADURA | Logo Hari Jadi (Harjad) Pamekasan ke-495 resmi diluncurkan pada Jumat (10/10/2025) lalu. Desainnya tidak sekadar estetis, tetapi sarat makna yang mencerminkan semangat, budaya, dan karakter masyarakat Kota Gerbang Salam.
Logo tersebut terdiri atas tiga elemen utama, yakni api, air, dan daun tembakau. Ketiganya menggambarkan keseimbangan antara semangat juang, kesuburan alam, dan kearifan lokal masyarakat Pamekasan.
Elemen api yang terlihat pada angka 9 menjadi simbol Arek Lancor dan Api Tak Kunjung Padam, ikon kebanggaan warga Pamekasan. Api ini melambangkan semangat, keberanian, dan energi yang tidak pernah padam, sejalan dengan tekad masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus maju dan berkembang.
Sementara itu, daun tembakau pada angka 4 merepresentasikan hasil utama pertanian Pamekasan. Di baliknya terdapat siluet seorang petani yang mengepalkan tangan, menggambarkan kerja keras, semangat, dan kebanggaan masyarakat agraris dalam mengelola tanah mereka.
Adapun elemen air di bagian kanan bawah logo menggambarkan kemakmuran, ketenangan, dan kesuburan. Gelombang air ini juga menjadi simbol kekayaan wisata bahari Pamekasan, seperti Pantai Jhumiang dan destinasi pesisir lainnya yang menjadi daya tarik tersendiri.
Rangkaian peringatan Harjad ke-495 Pamekasan tahun ini pun dipastikan berlangsung meriah. Beragam kegiatan telah dimulai sejak 11 Oktober dan akan berakhir pada 29 November 2025. (nur/zul)





