Rektor UNIBA Madura Tekankan Pentingnya Riset dan Pengabdian: “Meneliti Itu Mencipta Masa Depan, Mengabdi Itu Menebar Keberkahan”

Pendidikan55 views

KABAR MADURA | Melalui kegiatan Sosialisasi Program Riset Prioritas Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan tahun anggaran 2026, Universitas KH. Bahaudin Mudhary atau UNIBA Madura kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong budaya riset dan inovasi di kalangan dosen muda.

Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIBA Madura itu menghadirkan Rektor UNIBA Madura, Prof Rachmad Hidayat sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Prof. Rachmad menyampaikan pesan inspiratif yang menggugah semangat sivitas akademika, khususnya dosen muda, agar terus produktif dalam melakukan riset dan pengabdian masyarakat.

Baca Juga:  Jaringan Listrik Diduga Serobot Lahan Warga, PLN Sumenep Didemo dan Didesak Transparan

“Meneliti itu mencipta masa depan, mengabdi itu menebar keberkahan. Jadi bagi dosen muda, semangatlah, karena manfaat dan kesejahteraan berjalan seiring dengan dedikasi,” ujar Prof. Rachmad dengan penuh motivasi.

Pesan tersebut sontak menjadi quote of the day di lingkungan kampus, menggambarkan semangat kepemimpinan beliau yang visioner dan membangun kultur akademik yang berdaya saing.

JJS Kabar Madura

Di hadapan para dosen dan mahasiswa yang hadir, Prof. Rachmad juga menegaskan bahwa UNIBA Madura akan terus menjadi ruang lahirnya gagasan dan penelitian yang berdampak bagi masyarakat, sejalan dengan visi universitas sebagai pusat kolaborasi akademik dan inovasi regional.

Baca Juga:  Prof. AQ: KEK Tembakau Madura Jadi Solusi Penguatan Ekonomi Daerah

Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi UNIBA untuk memperkuat jejaring riset nasional dan mempersiapkan kontribusi nyata dalam mendukung arah kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Budaya riset bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi wujud tanggung jawab intelektual kita terhadap kemajuan bangsa,” tegas Prof. Rachmad. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *