Carlos Parreira: Pelatih Pengembara yang Terkenal dengan Filosofi Menyerang

Olahraga136 views

KABAR MADURA | Madura United resmi memperkenalkan Carlos Eduardo Biasi Parreira sebagai pelatih kepala baru, menggantikan posisi Alfredo Vera. Pelatih asal Brasil itu dikenal memiliki pengalaman melatih di berbagai negara, sekaligus membawa filosofi bermain menyerang yang modern.

Pemegang lisensi UEFA Pro itu terakhir menukangi klub Brasil CS Esportiva sebelum menerima tawaran untuk memimpin Madura United di Super League 2025/2026. Dia sudah tidak asing dengan sepak bola Asia. Karier kepelatihannya telah membawanya menyeberangi berbagai kompetisi di Asia Tenggara, termasuk saat menangani Chiangmai United dan Khon Kaen United di Thailand.

Selama menukangi Khon Kaen United pada periode 2021–2022, Carlos mencatatkan 45 pertandingan dengan torehan tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan delapan kekalahan di musim perdananya di kasta tertinggi Liga Thailand. Meski hasilnya inkosisten, tim asuhannya dikenal berani tampil menyerang dengan formasi andalannya, 3-4-3.

Baca Juga:  Satu Slot Degradasi Tersisa, Prof AQ Motivasi Pemain Madura United

Filosofi taktik itu diharapkan mampu membawa Laskar Sape Kerrab kembali mendulang prestasi di kompetisi tertinggi Indonesia musim ini. Secara keseluruhan, Carlos telah berkarier lebih dari satu dekade di dunia kepelatihan, dengan rata-rata masa jabatan sekitar satu tahun di setiap klub yang ditangani.

Meskipun kerap berpindah tim, pengalaman lintas negaranya menjadikan Carlos sosok yang adaptif terhadap berbagai kultur sepak bola dan gaya bermain. Manajemen Madura United menilai, Carlos merupakan figur yang tepat untuk membangun mental juara serta mengangkat kembali performa Laskar Sape Kerrab di musim 2025/2026.

Baca Juga:  Madura United Gagal Menang dari Dewa United, RB: Badai Datang di Babak Kedua

“Kami berharap kehadirannya dapat menghadirkan stabilitas, motivasi baru, serta membantu tim kembali tampil konsisten di setiap pertandingan. Ia juga akan didampingi oleh pelatih fisiknya, Marcelo Cordivol Margalho,” jelas Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina, Kamis (13/11/2025).

Penampilan Madura United pada kompetisi musim ini masih belum konsisten. Dari 11 pertandingan yang telah dilakoni, Laskar Sape Kerrab hanya mampu mencatat tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan. Hasil itu menempatkan Lulinha dan kawan-kawan di posisi ke-12 klasemen sementara dengan raihan 13 poin. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *