KABAR MADURA | Kabar membanggakan datang dari Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan (PSHW) Pamekasan. Salah satu pemain mudanya, Fatoni Bima Oktaviano, mendapatkan panggilan khusus untuk mengikuti program keliling Liga 1 dan Liga 2 di Spanyol selama 20 hari.
Ketua PSHW Pamekasan Ismail mengungkapkan, kesempatan itu menjadi bukti potensi besar yang dimiliki pemain muda kelahiran Oktober 2010 itu. Bima, sapaan akrabnya, dinilai memiliki kemampuan yang menonjol dibandingkan pemain seusianya.
Sebelumnya, Bima pernah memperkuat Madura United U16 pada ajang Elite Pro Academy (EPA) Liga 1. Dari kompetisi itu, dia menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan hingga akhirnya dilirik untuk mengikuti seleksi lanjutan.
“Dari EPA Liga 1 itu sebenarnya ada tiga pemain yang diminta mengikuti seleksi, tapi yang lolos hingga berangkat ke Spanyol adalah Bima,” jelasnya, Selasa (23/2/2026).
Menurut pria yang kini menjabat wakil ketua DPRD Pamekasan itu, bakat Bima sudah terlihat sejak lama. Dalam setiap sesi latihan, dia menunjukkan semangat tinggi serta kualitas permainan yang terus meningkat. Konsistensi itulah yang membuat kemampuannya terus dipantau hingga akhirnya mendapatkan kesempatan emas tersebut.
Keberangkatan Bima ke Spanyol pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi PSHW Pamekasan. Selain menjadi bukti kerja keras sang pemain, hal itu juga menunjukkan bahwa pembinaan usia dini di PSHW mulai membuahkan hasil.
“Di tahun-tahun sebelumnya, pemain PSHW yang lain juga mendapat panggilan dari klub lain, seperti Barito Putera,” tambahnya.
Saat ini, PSHW Pamekasan membina kelompok usia U8, U10, U15, dan U16 dengan total sekitar 100 pemain. Ismail berharap, capaian Bima dapat menjadi motivasi bagi para pemain muda lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Ke depan, kata Ismail, pihaknya menargetkan ada pemain PSHW yang mampu menembus Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
“Prestasi Bima ini bentuk dari kerja kerasnya. Kebetulan Bima ini asli Pamekasan,” tukasnya. (nur/zul)





