DPRD Bangkalan Kritik Mobilisasi ASN untuk Ramaikan Pasar Murah

Berita52 views

KABAR MADURA | Kebijakan Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan terkait pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menuai sorotan tajam dari legislatif. Instruksi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meramaikan pasar pangan murah hingga diperbolehkannya aparatur sipil negara (ASN) melakukan presensi di lokasi kegiatan dinilai tidak tepat sasaran.

Anggota Komisi II DPRD Bangkalan, Samsol Arif Marla, menyayangkan adanya instruksi yang menyasar OPD untuk meramaikan pasar pangan murah. Dia menilai kebijakan itu terkesan sebagai upaya menutupi kegagalan pelaksanaan pasar murah yang sepi pengunjung.

“Kalau melihat dari surat edaran, sepertinya ada upaya mobilisasi supaya ramai, sebab Jumat lalu itu sepi. Lucunya, yang diimbau itu OPD dan jajarannya,” kata Samsol, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Wabup Pamekasan Ingatkan Pedagang Tidak Bermain Harga 

Menurutnya, ASN seharusnya tetap fokus menjalankan tugas pelayanan di kantor. Samsol mempertanyakan esensi pasar murah apabila birokrat justru dimobilisasi untuk meramaikan kegiatan tersebut.

“Seharusnya ASN bekerja di kantor, bukan meramaikan pasar pangan. Cukup masyarakat yang meramaikan,” tegasnya.

JJS Kabar Madura

Politisi Partai Gelora itu juga menyoroti bahwa Gerakan Pangan Murah semestinya menjadi instrumen menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, bukan sekadar menghadirkan keramaian.

“Ketika ASN harus dikerahkan, publik patut bertanya soal efektivitas perencanaan dan strategi sosialisasinya,” katanya.

Dia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengejar kesan seremonial demi terlihat sukses, melainkan benar-benar memperhatikan perencanaan, eksekusi, dan sosialisasi program.

Baca Juga:  Kasus Lahan Jalan Kembar, 7 Pegawai dan Pensiunan Pemkab Bangkalan Diperiksa Polda Jatim

Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak sedikit pengunjung yang hadir merupakan ASN beserta keluarganya. Beberapa pegawai tampak berfoto sebagai bukti absensi kehadiran setelah sebelumnya diwanti-wanti untuk ikut meramaikan kegiatan.

Informasi yang beredar menyebutkan ASN diperbolehkan melakukan presensi di area Gerakan Pangan Murah, sehingga dinilai memperkuat legitimasi kehadiran ASN di tengah jam kerja.

Sekretaris Daerah Bangkalan Ismet Efendi membenarkan bahwa ASN diperbolehkan melakukan presensi di lokasi kegiatan yang rutin digelar setiap Jumat tersebut.

“Ini bukan berarti imbauan untuk melakukan presensi di lokasi , namun ASN yang hadir, boleh mengisi presensi di lokasi kegiatan pangan murah,” ujarnya. (km95/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *