KABAR MADURA | Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan terus berupaya mengejar target pemenuhan jaringan air bersih hingga 100 persen. Namun, hingga saat ini capaian layanan air bersih masih jauh dari target yang ditetapkan.
Saat ini, jaringan air yang tersedia baru mampu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 11 persen dari total penduduk di Bangkalan.
Kepala Bidang (Kabid) Operasional Teknis (Optek) PUDAM Bangkalan Imam Safii mengatakan, instalasi jaringan air yang tersedia baru menjangkau sekitar 22 persen dari kebutuhan seluruh wilayah kabupaten.
“Pekerjaan rumah PUDAM banyak sekali, jaringan air hari ini hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah tempat saja, khususnya daerah kota,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Menurut Safii, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperluas layanan air bersih. Salah satunya dengan merencanakan pembangunan jaringan baru agar distribusi air dapat menjangkau seluruh wilayah.
Dia menegaskan, rencana itu juga merupakan bagian dari arahan Bupati Bangkalan agar cakupan layanan air bersih dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, terkait progres perluasan layanan air bersih, Safii mengaku, saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes geolistrik yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah titik.
Tes itu menjadi salah satu tahap penting untuk menentukan potensi sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan jaringan baru.
“Tes geolistriknya tentu memakai pihak ketiga, hanya hari ini dari kementerian, hasil tesnya belum keluar,” ungkapnya.
Safii menambahkan, pengujian geolistrik telah dilakukan di sekitar 50 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Bangkalan, Kamal, Kwanyar, Modung, Blega, Konang, hingga Tanjungbumi. (fik/zul)






