Jelang Iduladha, Harga Sapi di Bangkalan Meningkat Drastis

Berita36 views

KABAR MADURA | Menjelang Hari Raya Iduladha, aktivitas jual beli hewan kurban di sejumlah pasar ternak di Bangkalan mulai meningkat signifikan. Salah satu pusat perputaran sapi kurban berada di Pasar Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, yang kini dipadati pembeli dari berbagai daerah.

Seorang pedagang sapi asal Kecamatan Geger, Hoiron, mengatakan peningkatan permintaan mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, lonjakan pembeli tidak hanya datang dari wilayah Bangkalan, tetapi juga dari luar daerah, seperti Surabaya dan sekitarnya.

“Saat ini menjelang Iduladha permintaan sapi di pasar naik drastis, apalagi di Pasar Tanah Merah. Tidak hanya pembeli lokal Bangkalan, dari Surabaya dan daerah lain juga banyak yang datang mencari sapi kurban,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:  Alokasi DBHCHT Menyusut, Disnaker Bangkalan Kurangi Pelatihan Kerja dan Fokus Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja

Meningkatnya permintaan itu berdampak langsung terhadap harga jual sapi, khususnya sapi Madura yang menjadi salah satu komoditas favorit saat musim kurban.

Hoiron menyebut, kenaikan harga sapi Madura tahun ini rata-rata mencapai Rp2 juta per ekor dibandingkan hari biasa. Besaran harga bergantung pada ukuran dan bobot sapi.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Untuk kategori sapi kecil yang dinilai layak kurban, harga kini berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp17 juta per ekor. Sementara sapi ukuran sedang dijual sekitar Rp18 juta sampai Rp20 juta.

Baca Juga:  Tekanan Fiskal dan Batas Belanja Pegawai, Bangkalan Dipastikan tanpa Rekrutmen ASN Tahun 2027

Adapun sapi ukuran besar dipasarkan dengan harga Rp21 juta hingga Rp25 juta. Sedangkan kategori jumbo kini menembus harga Rp26 juta ke atas.

“Kenaikannya memang cukup tinggi karena permintaan meningkat tajam menjelang Iduladha,” katanya.

Meski harga terus merangkak naik, minat masyarakat untuk membeli sapi kurban disebut masih cukup tinggi. Kepala Dinas Peternakan Bangkalan Iskandar Ahadiyat menyampaikan, kenaikan harga itu dipicu tingginya permintaan menjelang Iduladha dan dinilai sebagai kondisi yang wajar.

“Seperti biasa menjelang idul adha kenaikan hewan kurban mengalami kenaikan dan jadi keberkahan tersendiri bagi peternak,” ungkapnya. (fik/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *