Hari Bumi 2026, Sekjen PPMI Nasional: Harus Bersinergi Cegah Kerusakan!

Berita44 views

KABAR MADURA | Peringatan Hari Bumi Dunia 22 April 2026 merupakan agenda refleksi setiap tahunn, yang dirayakan oleh masyarakat Indonesia berupa agenda menjaga lingkungan, membuat poster peduli lingkungan, dan lain sebagainya.

Hari bumi pada tahun 2026 ini mengusung tema yang sangat krusial “ Our Power, Our Planet” mengajak masyarakat supaya sadar akan kerja kolektif menjaga bumi dari tangan yang tidak bertanggungjawab jawab.

Sekretaris Jenderal PPMI Nasional Ach. Zainuddin menegaskan, Hari Bumi 2026 tidak boleh hanya berakhir pada acara seremonial dan pembuatan pamflet di sosial media saja. Tapi, yang sangat krusial adalah pemerintah dan masyarakat sama-sama bersinergi untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Hari bumi harus diteguhkan sebagai satu pemahaman yang sama. Pemerintah dan masyarakat harus sama saling bersinergi menjaga bumi dari kerusakan ekologis yang berakibat fatal,”ujarnya.

Baca Juga:  Hadiri Dialog Kebijakan Lingkungan di Unira, Pemred Kabar Madura Tegaskan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial

Pria asal Madura tersebut menekankan pemerintah untuk merumuskan regulasi peraturan dari pusat hingga daerah yang sangat berdampak baik bagi kelestarian lingkungan.

Dia juga menegaskan bahwa seringkali masyarakat adat dibenturkan dengan sistem yang sudah terorganisir dari pemerintah pusat sampai ke daerah untuk melakukan kejahatan di tanah sendiri dengan alasan regulasi yang secara normatif menguntungkan sebelah pihak tanpa memikirkan dampak dari perbuatannnya.

“Pemerintah yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan perlu mengkaji ulang peraturan yang dapat menjaga alam dari tangan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Kejadian di Sumatra dan di Aceh merupakan sebuah pelajaran bagi masyarakat dan pemerintah di Indonesia untuk tidak berlaku jahat pada alam sendiri maka menurut regulasi aturan tersebut tentang lingkungan harus benar berpihak pada kelestarian alam dan masyarakat adat di sekitarnya.

Baca Juga:  Hari Bumi, UKM Mastapala Gelar FGD dan Aksi Bersih Sampah di Branta Pesisir

“Jangan hanya pandai ngomong saat terjadi musibah lalu bilang ini bencana alam, tapi lihatlah fakta yang sebenarnya kejadian di Sumatra dan Aceh di sebabkan oleh tangan serakah yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Zainuddin berharap kedepannya pemerintah lebih mengutamakan kepentingan alam dari pada isi kantong karena menurutnya masa Indonesia yang terjaga keasrian alamnya akan menjadi harapan besera bagi generasi bangsa.

“Kelestarian alam adalah aset yang harus di jaga oleh sebab itu pemerintah harus ikut melindungi dengan membuat aturan yang berpihak kepada lingkungan dan masyarakat adat yang turut menjaganya,” tegas Zen. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *