KABARMADURA.ID | Presiden Madura United Prof. Dr. Achsanul Qosasi kembali memberikan klu terhadap pilihan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab pada Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang akan dilaksanakan pada 16 Februari mendatang.
Menurutnya, Madura United akan memilih wajah baru di federasi sepak bola Indonesia. Namun, orang baru tersebut yang memahami dan memiliki pengetahuan terkait sepak bola di Tanah Air ini.
“Pasti nanti pilihan Madura United adalah orang-orang baru. Orang yang betul-betul memiliki pengetahuan tentang sepak bola,” tegas presiden klub yang familiar disapa Prof. AQ itu.
Sebelumnya, pria kelahiran Sumenep itu telah membeberkan akan memilih orang yang siap dan mampu menjalankan transformasi sepak bola Nasional. Serta, tidak akan memilih pendaftar yang telah diminta mundur oleh pemerintah melalui hasil keputusan Tim Investigasi Gabungan Pencari Fakta (TIGPF).
Terbentuknya TIGPF itu, pasca tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu. Tragedi yang menewaskan ratusan jiwa. Sehingga, pemerintah membentuk tim tersebut, yang dipimpin oleh Mohammad Mahfud Mahmodin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI. Salah satu hasilnya ialah meminta mundur kepengurusan PSSI era Mochamad Iriawan.
Rekomendasi itu dijalankan Mochamad Iriawan saat Kongres PSSI tahunan di Jakarta pada 15 Januari 2023.
Prof. AQ menegaskan, siapapun yang mendaftar saat ini, baik sebagai ketua umum, wakil ketua umum, ataupun exco, pihaknya akan tetap konsisten memilih orang-orang yang kompeten dan memilih orang-orang yang tidak terlibat dalam hasil keputusan TIGPF.
“Di mana mereka, sudah diminta mundur oleh pemerintah,” tegasnya.
Diketahui, terdapat lima calon Ketua Umum (Ketum) PSSI. Mereka adalah AA Lanyalla M. Mattalitti, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, Erick Thohir, dan Fary Djemy Francis. Untuk bakal calon waketum sebanyak 16 orang dan 55 orang bakal calon executive committee (exco) PSSI.
Pewarta: Syahid Mujtahidy
Redaktur: Moh Hasanuddin





