KABAR MADURA | Madura United dikabarkan akan menjalani sisa laga kandang Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Sebelumnya, pertandingan kandang Laskar Sape Kerrab digelar di Stadion Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United Moh. Alwi menyampaikan, pihaknya saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan. Salah satunya adalah memindahkan sejumlah peralatan dari SGMRP ke SGB.
“Karena sudah lama tidak dipakai untuk Super League, tentu ada beberapa hal yang harus dibenahi agar sesuai standar regulator,” jelas Alwi, Selasa (7/4/2026).
Dia berharap, perpindahan venue ini tidak mengurangi antusiasme suporter. Justru sebaliknya, lokasi stadion yang lebih dekat dengan Surabaya diyakini dapat menarik lebih banyak penonton untuk memberikan dukungan langsung kepada tim.
“Suporter Madura United tidak hanya dari empat kabupaten di Madura. Namun juga banyak dari Surabaya. Harapannya, dukungan semakin besar dan bisa menambah semangat tim,” tambahnya.
Sementara itu, Media Officer (MO) Madura United Ferdiansyah Alifurrahman mengungkapkan, rencana pemindahan venue ini masih belum pasti. Pasalnya, hingga saat ini belum ada respons dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait pengecekan kelayakan stadion, serta belum dilakukan risk assessment oleh pihak kepolisian.
“Belum ada respon dari LIB untuk mengecek stadion dan belum risk assesment dari Polda,” tegasnya.
Madura United masih menyisakan empat laga kandang pada musim ini, yakni menghadapi Persik Kediri pada 11 April 2026, Dewa United pada 25 April 2026, Bali United FC pada 5 Mei, serta PSM Makassar yang jadwal pastinya masih menunggu penetapan operator liga.
Sepanjang musim ini Lulinha dan kawan-kawan telah menjalani 26 pertandingan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 laga kandang dimainkan di Pamekasan. Namun, tim kebanggaan masyarakat Madura itu masih mengoleksi 20 poin dan berada di papan bawah klasemen. (nur/zul)






