KABARMADURA.ID | SAMPANG-Guna memberikan edukasi kepada masyarakat dan upaya deteksi dan pencegahan dini paham radikalisme dan terorisme di kalangan pesantren, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sampang aktif adakan sosialisasi. Salah satunya yang digelar di Aula Pondok Pesantren Assirojiyah, Kajuk, Sampang, Selasa (27/12/2022).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bakesbangpol Sampang Anang Djoenaidi Santoso S.Sos MS.I, Ketua PC NU Sampang, KH. Itqon Busiri, Binda Jatim Poswil Sampang H. Ipal Faruq SH, Kasat Binmas Polres Sampang AKP Muhni SPdi, Pasi Intel Kodim 0828 Lettu Marlan, anggota koramil dan jajaran pajabat Bakesbangpol, Kelurahan Rongtengah serta tokoh masyarakat setempat.
Adapun pesertanya diikuti sebanyak 85 orang, meliputi santri, ustad dan masyarakat.

Kepala Bakesbangpol Sampang Anang Djoenaidi Santoso mengutarakan, pihaknya sengaja melibatkan para santri dan tokoh untuk pencegahan radikalisme dengan memberikan pemahaman yang benar dan sebagai upaya pencegahan dini.
Kegiatan sosialisasi di pesantren itu merupakan komitmen untuk menimalisir radikalisme dan terorisme di wilayah Kabupaten Sampang dan penanaman nilai Pancasila kepada para santri.
Hasil pengamatan Bakesbangpol dengan para kiai, tidak terdeteksi santri dan ustad terpapar paham radikalisme di wilayah Sampang.

Dia berharap, jika di kalangan pondok ada yang mengetahui ada yang agak aneh diminta agar dilaporkan ke polsek dan koramil terdekat, sehingga bisa ditelusuri dan dipantau.
“Pada prinsipnya, tujuan sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang cegah dini terkait radikalisme dan mampu menjadi leader dalam penanaman wawasan kebangsaan baik di link. Ponpes dan beriteraksi di masyarakat secara luas,” ungkap Anang.
Sambung Anang, sasaran program Sosialisasi Radikalisme dan Terorisme di Bakesbangpol Sampang dibagi menjadi dua, yakni di pesantren dan sekolah. Namun saat ini masih diprioritaskan di pesantren. Pihaknya berjanji akan menjadwalkan ke pesantren-pesantren lain guna sebagai langkah dan upaya deteksi dan cegah dini terhadap paham dan terorisme di wilayah hukum Sampang.
Pewarta: Subhan
Redaktur: Wawan A. Husna





