KABAR MADURA | Longsor terjadi di jalan poros Gunung Eleh-Palenggiyan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Sabtu (1/3/2025). Longsor tersebut mengakibatkan akses jala di tiga desa terputus. Tiga desa terdampak itu, di antaranya Desa Bapelle, Sawah Tengah, dan Desa Palenggiyen.
Kamelia salah seorang warga setempat mengatakan, longsor terjadi akibat curah hujan yang menyebabkan tanah di bibir sungai mengalami pergeseran. “Ini sangat mengganggu, karena kalau mau berangkat kerja harus putar arah yang jaraknya cukup jauh,” ucapnya, Minggu (2/3/2025).
Penjabat (Pj) Kepala Desa Gunung Eleh Rofik Ukhrowi menyampaikan, bagi pengendara roda dua yang hendak melintas di daerah tersebut untuk menggunakan jalur alternatif, yakni lewat jalan perbatasan Desa Gunung Eleh – Desa Sawah Tengah. Sementara bagi pengendara roda empat bisa menggunakan alternatif di dekat rumah warga Sunirah Di Desa Sawah Tengah.
“Kami sudah laporkan ini ke Camat Kedungdung dan BPBD Sampang,” terangnya.
Sementara itu, Camat Kedungdung Moh Sulhan saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti laporan dari Pj Kades Gunung Eleh ke bupati dan sekda termasuk juga ke BPBD Sampang.
Namun, kata Sulhan, rencana perbaikan jalan longsor tersebut belum bisa dipastikan kapan akan diselenggarakan. “Untuk sementara belum ada jadwal kapan akan diperbaiki, karena rusaknya kan baru kemarin. Mungkin besok, karena sekarang hari libur. Namun semua merespon positif untuk segera diperbaiki,” pungkasnya. (KM91/sub/din)





