Alvin Arifin, Dekan Muda FEB UNIBA Madura yang Tekun Menyulam Ilmu dan Inovasi dari Madura untuk Dunia

Harmoni176 views

KABAR MADURA | Di balik tenangnya lingkungan akademik Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, terdapat sosok muda yang energik dan penuh gagasan: Alvin Arifin, S.AB., M.M., seorang akademisi Madura yang kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Lahir di Bangkalan dan besar di Sumenep, Alvin adalah bukti nyata bahwa putra daerah mampu tampil di panggung keilmuan dengan karya dan dedikasi yang tak main-main.

Dia menyelesaikan pendidikan S1 di Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya, kemudian melanjutkan S2 di Universitas Muhammadiyah Malang.

Kini, Alvin sedang menempuh program doktoral di Universitas Gajayana Malang, dengan fokus riset pada manajemen sumber daya manusia.

Karirnya di dunia akademik dimulai sejak 2019 sebagai dosen di Departemen Manajemen FEB UNIBA Madura. Tak butuh waktu lama, dirinya dipercaya memegang berbagai posisi strategis—dari Kepala Departemen, Wakil Dekan, hingga kini menjadi Dekan FEB UNIBA Madura sejak 2022.

“Bagi saya, akademik bukan sekadar ruang mengajar. Ini adalah lahan pengabdian dan inovasi,” ujar Alvin, yang dikenal dekat dengan mahasiswa dan aktif dalam pengembangan riset kolaboratif.

Tak hanya aktif di ruang kelas, Alvin juga produktif dalam bidang publikasi ilmiah, baik di jurnal nasional maupun internasional. Tercatat lebih dari 15 artikel ilmiah nasional dan 6 artikel internasional telah ditulisnya, mencakup topik-topik strategis seperti kinerja SDM, gaya kepemimpinan, inovasi industri, hingga ekonomi lokal berbasis lingkungan.

Beberapa karya tulisnya bahkan membedah langsung realitas lokal, seperti penelitian mengenai industri terasi dan tambak udang di Sumenep, yang menunjukkan kedekatannya dengan akar sosial masyarakat Madura.

Alvin juga telah menulis 3 buku akademik, di antaranya Manajemen Sumber Daya Manusia di Era Revolusi Industri 4.0, serta memegang lebih dari 15 Hak Kekayaan Intelektual (HKI)—sebuah prestasi yang mencerminkan kedalaman dan kekayaan intelektualnya.

Baca Juga:  UNIBA Madura Dorong Dosen Lanjut Doktor, Perkuat SDM Unggul

Kegiatan pengabdiannya pun menyentuh berbagai sisi kehidupan masyarakat, mulai dari edukasi keuangan untuk melawan pinjaman online ilegal, pemberdayaan masyarakat pesisir, hingga visiting lecture ke luar negeri seperti Thailand.

“Saya ingin menjadikan kampus sebagai pusat perubahan—bukan hanya dalam wacana, tapi juga dalam aksi nyata,” tegas Alvin.

Dengan pendekatan riset yang analitis dan berorientasi solusi, Alvin berharap dapat terus mencetak lulusan FEB UNIBA Madura yang adaptif, inovatif, dan kompetitif, tak hanya di Madura, tapi juga di tingkat nasional dan global.

“Saya menjadi saksi mata progress perkembangan uniba yang signifikan mulai dari sekolah tinggi sampai menjadi universitas, maka ini harus diimbangi dengan pengabdian dan ilmu pengetahuan yang mempuni,” pungkasnya. (ara/nam)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *