Bangun Kecintaan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Gelar Kirab Budaya dan Proses Arya WIraraja

News, Berita197 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar prosesi Arya Wiraraja dan Kirab Budaya bertajuk Ke’ Rangke’ Kakonengan. Hal itu bertujuan untuk membangun kecintaan masyarakat terhadap Kota Keris ini.

Agenda yang digelar dalam rangka Hari Jadi (Harjad) ke-755 Sumenep tersebut bertempat di Lapangan Giling, Sumenep, Minggu (27/10/2024).

Pelaksana Harian  (Plh) Bupati Sumenep Nyai Dewi Khalifah menyampaikan bahwa para anak muda diharapkan agar meneladani dan meneruskan jejak pendahulu melalui pagelaran prosesi pawai seni dan budaya tersebut.

“Sejarah Sumenep penuh nilai baik, nilai religius, nilai karakter dan nilai kemajuan, sehingga masyarakat harus mengenang sejarah,” kata dia.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Genjot PAD dari Wisata hingga Pajak Digital, Bupati: Demi Percepatan Pembangunan

Acara tahunan ini sebagai wujud berkomitmen untuk merawat seni budaya yang dihiasi dengan keragaman, karena sejarah, budaya, dan tradisi yang terbukti dapat mempersatukan sebuah daerah dalam kebersamaan.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Acara tersebut juga bertujuan untuk merawat budaya leluhur dan cita-cita dari para pemimpin pendahulu juga diharapkan dapat diteruskan oleh para generasi penerus.

“Para pemimpin terus berkomitmen untuk memajukan dan memakmurkan Sumenep, sehingga semangat itulah yang harus menginspirasi semua elemen masyarakat, agar mampu meneruskan cita-cita para pendahulu dengan karya terbaiknya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sumenep Dapat 500 Unit BSPS 2026, Pemkab Bentuk Tim Khusus Awasi Penyaluran Bantuan Rumah

Sekadar diketahui, prosesi kirab Arya Wiraraja itu menampilkan berbagai seni dan budaya, di antaranya tari kolaborasi Ke’ Rangke’ Kakonengan, prosesi pelantikan Arya Wiraraja, dan topeng dalang. Serta, pawai budaya, tari yang melibatkan 100 penari, hingga kereta kencana dan penampilan musik tradisional tong-tong. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *