Banyak Kecolongan Pendapatan akibat Bocornya Pintu Masuk Pantai Lombang

News106 views

KABAR MADURA | Kebocoran akses masuk objek wisata Pantai Lombang hingga saat ini tidak terbendung, Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep mengaku sulit mengatasi persoalan tersebut.

Kepala Disbudporapar Sumenep Mohamad Iksan menyampaikan, memang sudah berbagai macam cara dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya, dengan menggratiskan warga sekitar.

“Kan yang tahu jalan tikus itu warga sekitar, makanya sudah kami gratiskan agar bisa lewat di jalan utama,” kata dia.

Bahkan, menurutnya, sempat berencana membangun tembok untuk area perbatasan atau akses pintu masuk. Sehingga nantinya diharapkan dapat mengurangi kebocoran itu.

“Tapi kami juga kurang yakin, khawatir juga dirusak nantinya,” imbuhnya.

Pihaknya mengakui, sulit memang untuk membendung persoalan tersebut, apalagi memang daerah yang cukup luas dan banyak jalan tikus yang bisa dilalui.

Miftahul Arifin selaku pengunjung menyampaikan, kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep harus benar-benar optimal, terutama dalam pengawasan pengunjung liar yang tidak memenuhi persyaratan.

“Kan sebagai syarat harus beli tiket yang tujuannya untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sementara kalau masuk di luar jalur biasa mereka kan tidak bayar, maka harus diperketat ini,” tuturnya.

Bisa dibayangkan jika nanti mobil atau motor semakin banyak ikut-ikutan masuk melalui jalur tikus maka nanti mengancam kondusifitas pengunjung.

“Sebenarnya memang harus serius diperhatikan, tak hanya itu sebenarnya, tapi juga fasilitas penunjang lainnya masih banyak yang kurang diperhatikan,” paparnya.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *