KABAR MADURA | Jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dikirim ke pekan olahraga provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2025 belum dapat dipastikan. Pasalnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan masih fokus pada pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) tahap kedua
Kendati demikian, Ketua KONI Pamekasan Djohan Susanto mengatakan bahwa semua cabor di Pamekasan tetap menjalani proses pelatihan dan pembinaan untuk mengantisipasi kemungkinan kekurangan cabor yang akan bertanding.
“Sebenarnya tidak ada kendala dalam menetapkan jumlah cabor yang akan diikutkan, namun kami masih pada tahap proses puslatkab tahap kedua,” katanya, Minggu (9/3/2025).
Djohan mengungkapkan, jumlah cabor yang berlaga kemungkinan akan bertambah dari edisi sebelumnya. Jika Porprov 2023, Pamekasan mengirimkan 25 cabor, maka pada tahun ini diproyeksikan bertambah menjadi 29 cabor. Beberapa di antaranya termasuk futsal, catur, bola basket, dan beberapa cabor lainnya.
Kepastian jumlah cabor tersebut masih menunggu hasil babak kualifikasi atau pra Porprov yang saat ini sedang diikuti. “Kita punya 30 lebih cabor di Pamekasan, namun ada cabor yang sesuai syarat Porprov dan alasan lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Badan Penyelenggara (BP) Puslatkab Arif Rahman mengungkapkan, penentuan jumlah cabor yang akan diikutkan sedang dalam proses pembahasan. Faktor yang dipertimbangkan, meliputi pemenuhan persyaratan administrasi serta potensi atlet dalam meraih prestasi.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, KONI Pamekasan berhasil menempati peringkat 25 besar dengan mengirimkan 25 cabor dan puluhan atlet. Dengan penambahan jumlah cabor serta pembinaan yang dilakukan, KONI menargetkan peningkatan prestasi dengan menembus peringkat 20 besar di Porprov Jatim 2025.
“Atlet yang ikut berlaga pada Porprov 2023 sudah banyak yang tidak memenuhi syarat. Ini menjadi PR besar bagi kami,” pungkasnya. (KM62/din)





