Biaya Pelatihan dan Seragam Paskibraka Sumenep 2025 Disediakan Rp180 Juta

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp180 juta untuk pengadaan seragam pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tahun 2025. Anggaran ini dikelola melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep.

Kepala Bakesbangpol Sumenep Achmad Dzulkarnain menjelaskan bahwa dana tersebut digunakan untuk latiahan, pengadaan dua jenis seragam yakni seragam latihan dan seragam resmi yang akan dikenakan selama masa pelatihan hingga puncak pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2025 mendatang.

“Seragam ini bukan hanya pakaian, tapi simbol kehormatan dan tanggung jawab. Para siswa yang terpilih menjadi paskibraka adalah duta bangsa. Mereka layak mendapatkan perlengkapan yang representatif,” katanya.

Dari total Rp180 juta anggaran yang disiapkan, perkiraan penggunaannya antara lain; seragam latihan pakaian olahraga, kaos latihan, sepatu training, dan atribut pelatihan, termasuk seragam resmi upacara berupa jas putih lengkap, topi paskibraka, sepatu, pakaian dinas lapangan (PDL), sarung tangan, dan asesoris upacara lainnya.

“Biaya pendukung dan kontingensi yang digunakan untuk pengemasan, distribusi, penyesuaian ukuran (alterasi), serta cadangan pengadaan mendadak jika ada kekurangan atau kerusakan,” imbuhnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dzulkarnain mengungkapkan bahwa proses pengadaan sudah dimulai pada Juni, bersamaan dengan dimulainya masa pelatihan intensif bagi anggota paskibraka terpilih.

“Meski anggaran ini sedikit lebih rendah dibanding tahun lalu yang mencapai Rp188 juta, kualitas dan esensi tetap kami jaga. Ini adalah bentuk dukungan nyata Pemkab Sumenep dalam membina karakter generasi penerus bangsa,” ujarnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *