KABAR MADURA | Anggaran biaya pengamanan untuk Pilkada 2024 Sumenep mencapai Rp10 miliar. Hingga saat ini, dana tersebut belum bisa dicairkan semua.
Dari total anggaran Rp10 miliar yang disediakan Pemkab Sumenep, dana yang bisa dicairkan yakni baru Rp2 miliar.
Kabid Politik dan Ormas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep Muh. Bahauddin mengatakan, meski saat ini sudah mulai masuk tahapan pilkada, dana pengamanan pilkada masih tidak dicairkan semuanya.
“Yang dapat dicairkan saat ini masih Rp2 miliar,” katanya, Senin (3/6/2024).
Menurutnya, dana Rp2 miliar itu khusus untuk pengamanan Kodim 0827. Sedangnkan sisanya senilai Rp8 miliar, untuk pengamanan Polres Sumenep dan masih belum bisa dicairkan karena pihak terkait belum mengajukan.
“Jika segera mengajukan, maka akan dicairkan. Karena kami ini berdasarkan pengajuan,” tuturnya.
Dia berharap, fasilitas dan dukungan yang disediakan melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) bisa meningkatkan kapabilitas dan efisiensi kinerja Polres Sumenep dan Kodim 0827 Sumenep.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep Titik Suryati melalui Kabid Anggaran Ferdiansyah mengatakan, selama dana pengamanan pilkada belum dicairkan, maka dana itu masih tersimpan di kas daerah (kasda).
“Jadi dana itu bisa dicairkan jikalau ada pengajuan,” tegas dia.
Dandim 0827 Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi mengatakan, dana pengamanan pilkada sudah diajukan, untuk saat ini senilai Rp2 miliar siap digunakan untuk pilkada.
“Kami akan mengamankan pelakasanaan pilkda hingga berakhir nantinya,” katanya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas mengutarakan, nilai anggaran pengaman untuk jatah Polres Sumenep senilai Rp8 miliar saat ini masih belum dicairkan. Sehingga untuk kegiatan pengamanan tahapan awal pilkada masih menggunakan anggaran rutin kepolisian.
“Untuk keamanan kami sudah siap menyiapkan personel, mengenai jumlahnya masih menunggu,” ucapnya.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Fathor Rahman





