KABAR MADURA | Setelah dilakukan penyeleksian di tingkat kabupaten, pemuda pelopor Pamekasan kini akan dipersiapkan beradu di tingkat provinsi. Namun, dari lima bidang dalam seleksi pemuda pelopor, terdapat satu bidang yang tidak ada peminat bahkan tidak ada pendaftarnya. Akibatnya, gagal menuju provinsi.
Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Rusdin, melalui Staf Fungsional Penyuluh Muda Hasimuddin mengatakan, satu bidang yang tidak ada pendaftarnya itu adalah bidang inovasi teknologi. Padahal, di tahun sebelumnya, bidang inovasi teknologi ini tergolong banyak pendaftar.
“Gak paham juga kenapa bidang inovasi ini tidak ada pendaftarnya tahun ini. Beda dengan tahun kemarin, bidang inovasi pesertanya banyak,” jelasnya, Rabu (1/5/2024).
Dia menjelaskan, terdapat lima bidang dalam seleksi pemuda pelopor tersebut, yakni bidang pendidikan, bidang seni dan budaya, bidang pengelolaan sumber daya manusia, lingkungan, dan pariwisata, bidang pangan, dan bidang inovasi teknologi. Sementara paling banyak didominasi bidang pendidikan sebanyak tujuh orang pendaftar.
Saat ini, lanjut Hasi, Disporapar Pamekasan menyiapkan empat orang di empat bidang seleksi tingkat provinsi, meliputi bidang pendidikan, bidang seni dan budaya, bidang pengelolaan sumber daya manusia, lingkungan, dan pariwisata, dan bidang pangan.
Sebelumnya dia mengatakan, meski anggaran cukup terbatas, pembinaan terhadap pemuda pelopor terpilih tetap dimaksimalkan. Hal itu sebagai upaya dalam mematangkan inovasi yang digagas pemuda pelopor terpilih agar mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.
“Seleksi pemuda pelopor yang ke provinsi, besok (2/5/2024) berkas harus sudah terkirim ke provinsi. Pelaksanaan wawancaranya tanggal 11 sampai dengan 12 Mei,” ungkapnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





