BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Gratiskan Biaya Berobat Kapten Persepam

News113 views

KABAR MADURA | Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Pamekasan menanggung biaya penuh berobat Kapten Persepam Pamekasan Sholehuddin. Sebab, dia merupakan peserta aktif dari BPJS Ketenagakerjaan kategori pekerja mandiri, meskipun baru aktif selama sebulan.

Untuk diketahui, kapten Persepam itu mengalami patah tulang di lengan kiri saat pertandingan laga perdana babak 28 besar Liga 3 Grup BB melawan Persewangi Banyuwangi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Anita Ardhiana mengatakan, tanggung jawab biaya pengobatan medis kapten Persepam ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Dia menyebut, sebelumnya ada tim manajemen Persepam bergerak cepat berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Biaya rumah sakitnya ditanggung semua, sesuai indikasi medisnya dan layanannya berada di kelas 1 di RSUD Smart,” paparnya, Selasa (9/1/2023).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dia menegaskan, layanan jaminan kecelakaan kerja yang diberikan kepada peserta BPJS ketenagakerjaan tidak pandang statusnya di perusahaan yang mendaftarkan, ataupun yang orang yang mendaftar secara mandiri. Layanan berobatnya di rumah sakit dipastikan diberikan layanan nomor 1, termasuk kepada kapten Persepam, meski baru ikut satu bulan tetap diberikan layanan yang paling unggul.

“Kejadiannya di Banyuwangi, dilakukan penanganan awal rontgen, akhirnya dirujuk ke RSUD Smart, karena memang rumah keluarga di Pamekasan. Kalau di kami memang diperbolehkan seperti itu, rujukan antar rumah sakit kerja sama. Jadi pasien dapat ditangani secara cepat dan kemarin sudah dilakukan operasi dan sekarang sudah proses pemulihan,” jelas Anita.

Tidak hanya pengobatan perawatan yang akan ditanggung  BPJS Ketenagakerjaan, akan tetapi juga diberikan ganti gaji atau santunan sementara tidak mampu bekerja. Sehingga, menurut Anita, tetap terhitung mendapatkan penghasilan. Bahkan kalau misalkan butuh alat bantu untuk menunjang pemulihan lengan yang patah, pihaknya juga akan memfasilitasi.

“Mohon maaf, nanti setelah dilakukan pengobatan dan perawatan ada kecacatan fisik, maka akan diberikan santunan cacat kepada yang bersangkutan. Termasuk kemarin karena dirujuk, ada biaya transportasi dengan ambulance, kami akan kaver pembiayaannya,” imbuhnya.

Dia berharap kepada para pekerja yang masih belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan bisa segera bergabung, karena manfaatnya sangat besar sekali.

“Biar bekerja tidak lagi memikirkan biaya resiko kerja, artinya bekerja bebas cemas,” pungkasnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *