KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Yon Teritorial Pembangunan (YTP) dan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan.
Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat meninjau lokasi rencana pembangunan, Selasa (19/5/2026).
Menurut Bupati Kiai Kholil, pembangunan itu tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan wilayah, tetapi juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat setempat.
“Bahkan ketika ada alot di masyarakat, kita juga harus ada di depan. Karena bagaimanapun ini bagian dari pemberdayaan terhadap masyarakat,” ujarnya.
Mantan anggota DPR RI itu juga menegaskan, kesiapan pemerintah daerah untuk melakukan pendekatan dan komunikasi dengan warga agar proses pembangunan dapat berjalan lancar.
Dia menyebut, sebagian lahan yang akan digunakan saat ini masih dikelola masyarakat, termasuk untuk lahan pertanian tembakau.
“Sebagian lahan dikelola oleh masyarakat. Saya bilang ke Pak Dandim, siap melobi masyarakat, termasuk kepada mereka yang sudah terlanjur melakukan penanaman tembakau,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko mengatakan, lokasi di Desa Larangan Slampar dinilai strategis dan memenuhi syarat untuk pembangunan kompi militer.
Dia menegaskan, koordinasi dengan masyarakat terus dilakukan karena pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap. Tahap awal pembangunan diproyeksikan dimulai pada Juni mendatang.
Pihaknya berharap keberadaan YTP dan BTP nantinya tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Keberadaan YTP ini nantinya tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya. (nur/zul)





