KABAR MADURA | Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menghadiri Haul Masyaikh Thariqoh An-Naqsyabandiyah, Minggu (5/10/2025). Acara yang digelar PC Sitqon Pamekasan dan dihadiri ribuan jemaah ini dikonsentrasikan di Masjid Agung Asy-Syuhada’ Pamekasan.
Saat memberikan sambutan, bupati yang akrab disapa Kiai Kholil itu meneguhkan spirit ketenangan jiwa. Yakni, dengan istikamah berzikir kepada Allah dan mewarnai aktivitas keseharian dengan ragam kebaikan.
“Ketenangan jiwa dalam Islam mempunyai keistimewaan tersendiri. Ia merupakan anugerah batin berupa kedamaian dan ketenteraman yang hanya dapat diperoleh melalui hubungan yang kuat dengan Allah SWT, terutama melalui zikir,” tegas Kiai Kholil.
Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda, Panempan, Pamekasan itu mengutip QS. Ar-Ra’d: 28. Cara untuk meraih ketenangan jiwa ialah melalui dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, salat sunnah, bertawakal, bersyukur, serta menjauhi perbuatan maksiat yang dapat mengotori hati.
Dijelaskan, konsep Ketenangan Jiwa dalam Islam menjurus pada spirit Qalbun Salim. Yakni, ketenangan jiwa sangat berkait erat dengan hati yang bersih dari dosa, kesyirikan, dengki, sombung, dan berbagai penyakit hati lainnya.
“Penyakit hati ini jangan sampai menguasai jiwa kita. Jika sampai menguasai jiwa manusia, penyakit hati akan membuat jiwanya tidak akan pernah tenang,” tukasnya. (rul/zul)






