Bupati Sumenep Segera Atasi Dampak Tanggul Jebol

Berita, News106 views

KABAR MADURA | Menyikapi tanggul jebol di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan akibat bencana alam, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sudah mengambil langkah-langkah strategis untuk menangani kerusakan tersebut.

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu mengatakan, bagian dari komitmennya untuk memastikan kenyamanan masyarakat terutama yang terdampak tanggul jebol di Desa Babbalan harus disegerakan.

Artinya, penanganan tidak berlarut-larut. Apalagi, tambahnya, kejadian tersebut mengakibatkan lahan pertanian masyarakat terendam air dan sejumlah keluarga mengalami kebanjiran.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian tanggul jebol ini. Kami langsung bergerak cepat dengan mengerahkan tim, kami terjun langsung ke sana,” imbuhnya.

Untuk memastikan keselamatan masyarakat dan mengurangi potensi kerugian dari jebolnya tanggul tersebut, Pemkab Sumenep bersama PU SDA Jawa Timur akan melakukan berbagai tindakan yang bisa meminimalisir hal itu.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera mengirim bantuan terutama pasokan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak tanggul jebol.

Cak Fauzi juga mengatakan, kejadian tersebut bisa dijadikan pengingat tentang betapa pentingnya kesiapsiagaan masyarakat juga pemerintah saat berhadapan dengan bencana yang bisa datang kapan saja, terutama ketika cuaca buruk.

Dia juga berharap dukungan dari semua pihak, bisa menjadi langkah strategis untuk mengatasi hal tersebut demi kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Peringatkan Kades, Dana Desa Harus Transparan dan Tepat Sasaran

“Ini bukan hanya soal tanggul yang jebol, tetapi soal keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus bekerja maksimal agar dampaknya dapat tertangani dengan baik,” lanjutnya.

Sebelumnya, tanggul di Sungai Kalianjuk, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan Sumenep itu jebol dan mengakibatkan sejumlah lahan pertanian dan enam rumah warga terdampak. Tidak hanya itu, masyarakat juga mengeluhkan terjadinya krisis air bersih di wilayah tersebut. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *