KABAR MADURA | Dalam kurun waktu kurang dari sepekan, sedikitnya empat kasus pencurian sepeda motor (curanmor) terjadi di Kabupaten Bangkalan. Rentetan kejadian tersebut memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.
Dari total kasus itu, tiga di antaranya terjadi di wilayah Kecamatan Kamal, sementara satu kasus lainnya berlangsung di Kecamatan Tanah Merah. Seluruh kendaraan dilaporkan hilang saat diparkir. Hingga kini, aparat kepolisian baru berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku.
Meningkatnya kasus curanmor ini mendapat sorotan dari aktivis pemerhati Bangkalan, Rohman. Dia mendesak kepolisian agar segera mengungkap pelaku di balik aksi yang dinilai semakin meresahkan warga.
Menurutnya, situasi ini telah mengancam rasa aman masyarakat, terlebih aksi pencurian terjadi pada siang hari.
“Kalau dibiarkan, pelaku bisa semakin nekat. Perlu tindakan hukum tegas dari aparat penegak hukum, terutama dengan segera menangkap para pelaku,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo mengakui adanya keresahan di tengah masyarakat akibat maraknya kasus curanmor. Dia menegaskan, sepeda motor memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari warga.
“Kami memahami keresahan masyarakat. Sepeda motor memiliki nilai penting, baik sebagai alat transportasi maupun penunjang ekonomi,” tuturnya.
AKBP Wibowo juga menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dengan terus mengintensifkan berbagai upaya penindakan.
“Sampai saat ini, upaya melawan curanmor terus kami galakkan, baik untuk mencegah maupun menangkap pelaku,” tegasnya.
Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku, Polres Bangkalan juga memperkuat langkah pencegahan melalui patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan. Upaya ini dibarengi dengan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan.
“Kami juga mengintensifkan sosialisasi melalui Satlantas dan Satreskrim agar masyarakat lebih peduli terhadap keamanan lingkungan. Upaya pencegahan akan maksimal jika didukung oleh kewaspadaan warga,” pungkasnya. (fik/zul)





