KABAR MADURA | Antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan belum menemukan kesepakatan mengenai anggaran pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin mengatakan, pihaknya siap berdiskusi lebih lanjut membahas kebutuhan biaya pengawasan pilkada mendatang. Dia menginginkan pelaksanaan pilkada bisa berjalan dengan sukses.
Menurut Masrukin, sebenarnya untuk anggaran pengawasan Pilkada 2024 sudah ada kesepakatan dengan ketua bawaslu yang lama. Namun, setelah ada pergantian ketua, ada pengusulan kembali. Itu dilakukan di saat proses penganggaran sudah final, sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pada 2023 lalu.
Dalam waktu dekat, Masrukin menambahkan, pihaknya akan membuka ruang diskusi dengan bawaslu. Supaya berbagai kebutuhan yang diinginkan bisa dipertimbangkan untuk adanya penambahan anggaran.
“Kami akan diskusi ulang untuk 2024 ini, berapa idealnya tambahan yang dibutuhkan oleh bawaslu,” tambahnya.
Diakuinya, dalam proses penyiapan dana yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak serta merta bisa langsung dilakukan. Sebab, ada beberapa aspek dan mekanisme yang perlu dilalui sesuai dengan regulasi.
“Tidak bisa seenaknya menentukan. Semua ada aspeknya, artinya kami beri ruang. Cuma penambahannya berapa harus ada komunikasi dengan kami dan dewan,” paparnya.
Mantan sekretaris DPRD Pamekasan itu menegaskan, pihaknya pasti akan memenuhi tambahan anggaran yang diinginkan asal untuk kebutuhan yang rasional.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Pamekasan Sukma Umbara Tirta Firdaus mengutarakan, persiapan anggaran Pilkada 2024 masih belum ada kata sepakat antara Bawaslu dengan Pemkab Pamekasan. Pihaknya mengajukan anggaran pengawasan pilkada Rp15 miliar, sedangkan pemkab hanya menyiapkan Rp10 miliar.
Pihaknya mengaku masih akan melakukan koordinasi untuk mencarikan solusi ketidaksinkronan tersebut.
“Kami mengajukan anggaran sesuai dengan yang kami butuhkan, pemkab tidak sanggup,” tegas Sukma, Selasa (16/1/2023).
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





