Dari 26 OKP, Pemkab Hanya Mampu Beri Dana Hibah 8 OKP

News9 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Anggaran organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Sumenep tahun 2022 direalisasikan dalam dua bentuk. Bentuknya adalah dana hibah dan pokok pikiran (pokir) dari DPRD Sumenep. Total yang telah direalisasikan senilai Rp480 juta.

Terdapat sebanyak 8 OKP sebagai penerima dana hibah segar itu, antara lain Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI), Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM), PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Kemudian, PC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pimpinan Daerah Pelajar Muhammadiyah (PDPM) dan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Sumenep.

“Semuanya ada 8 OKP, tujuh di antaranya menerima dana hibah dan 1 OKP menerima dana pokir. Untuk anggarannya sudah dicairkan kepada masing-masing OKP,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Muhamad Iksan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Edy Suprayitno, Selasa (13/12/2022).

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Pameran Lukisan Bertajuk Masa Kejayaan Sumenep

Menurutnya, dari semua OKP nantinya akan diminta surat pertanggung jawaban (SPj) sebagai laporan pelaksanaan program tahunan. Dananya sudah dialokasikan pada awal November 2022 atau pasca perubahan anggaran keuangan (PAK). Secara umum, setiap tahun program menyasar terhadap OKP yang berbeda.

“Karena tidak hanya ada 8 OKP di Sumenep. Tapi banyak, mudah-mudahan bantuan ini bisa dimaksimalkan dan bersinergi dengan pemkab,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep Syaiful Harir mengaku, keseluruhan terdapat 26 OKP yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep. Namun, tahun ini yang memperoleh dana hibah hanya 8 OKP.

Bahkan sudah berkoordinasi dengan Disbudporapar tentang dana tersebut. Yakni, penggunaan anggaran bersifat kaderisasi. Sedangkan untuk program selanjutnya akan diprioritaskan terhadap OKP yang belum menerima anggaran tahun ini. Tujuan dari penyaluran program hanya sebagai pemberdayaan terhadap seluruh OKP.

Baca Juga :  Kisah Slaman, Pahlawan Lingkungan dengan Segudang Prestasi 

“Karena organisasi merupakan tombak kemajuan bangsa dalam memimpin pemerintahan nantinya. Mudah-mudahan kedepan setiap OKP bisa membuat program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mampu mencerdaskan masyarakat sekitar,” harapnya.

OKP Penerima Hibah dan Pokir

  • DPC GMNI
    • Rp40 juta
    • Dana hibah
  • PC IMM
    • Rp35 juta
    • Dana hibah
  • PC IPNU
    • Rp45 juta
    • Dana hibah
  • PC IPPNU
    • Rp40 juta
    • Dana hibah
  • PC PMII
    • Rp45 juta
    • Dana hibah
  • PD IPM
    • Rp35 juta
    • Dana hibah
  • PD PM
    • Rp40 juta
    • Dana hibah
  • MD- KAHMI
    • Rp200 juta
    • Pokir DPRD
  • Total
    • Rp480 juta
    • Program kaderisasi

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *