KABAR MADURA | Setelah berbulan-bulan dibiarkan rusak akibat bencana longsor, jalan poros Gunung Eleh-Palenggiyan, Kecamatan Kedungdung, Sampang, akhirnya diperbaiki. Perbaikan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sampang dengan anggaran mencapai Rp3,7 miliar.
Berdasarkan data dari Laman LPSE Kabupaten Sampang, peningkatan struktur jalan itu dikerjakan oleh CV. Burung Nuri yang beralamat di Jalan Selong Permai 4 Sampang, dengan nilai kontrak Rp3.735.775.836.
Volume pekerjaan tercatat seluas 2.913,11 m², dengan spesifikasi tebal 20 cm, menggunakan wiremesh M10, serta bangunan pelengkap berupa TPT dan saluran U-ditch.
Jenis pekerjaan yang dilakukan mencakup pengerjaan drainase, tanah dan geosintetik, perkerasan berbutir, struktur, pekerja harian, dan pekerjaan lainnya.
Wakil Ketua DPRD Sampang Moh. Iqbal Fatoni mengingatkan pihak pelaksana agar memperhatikan kualitas dalam setiap tahapan pengerjaan proyek. Dia pun menekankan, mulai dari pemilihan material hingga teknis konstruksi harus sesuai dengan rencana awal.
“Kami minta, pihak pelaksana mengutamakan kualitas pengerjaan proyek dan selesai tepat waktu. Jangan sampai dikerjakan asal-asalan,” tegasnya, Rabu (6/8/2025).
Pria yang akrab disapa Bung Fafan itu menambahkan, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang rawan longsor, maka kualitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Pihaknya mengingatkan agar pelaksana tidak bermain-main dalam mengerjakan proyek ini.
“Kami ingatkan CV pelaksana ini tidak main-main dengan kualitas proyek. Jalan ini tergolong rawan,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sampang Moh. Zis belum bisa dimintai keterangan ihwal masa kontrak pelaksanaan proyek tersebut. Upaya konfirmasi melalui WhatsApp tidak mendapat respons, hingga berita ini diterbitkan.
Sebagaimana diketahui, jalan Gunung Eleh-Palenggiyan sempat terputus akibat bencana longsor pada Sabtu, 1 Maret 2025. Dampak dari longsor tersebut dirasakan oleh warga di tiga desa, yakni Desa Bapelle, Sawah Tengah, dan Palenggiyan, yang akses jalannya sempat lumpuh total. Kini, jalan poros tersebut mulai tersentuh perbaikan berkat alokasi dana miliaran rupiah dari Pemkab Sampang. (sub/din)





