KABAR MADURA | Kondisi jalan menuju Pelabuhan Masalembu, Kecamatan Masalembu, dibiarkan rusak bertahun-tahun. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Hanafi menekankan agar dinas terkait segera mengambil sikap mengenai nasib jalan tersebut.
“Jika area pelabuhan merupakan tanggung jawab gubernur, maka usulkan, kawal sampai dapat perhatian,” desak politisi Partai Demokrat itu, Senin (13/1/2024).
Jalan menuju Pelabuhan Masalembu itu merupakan akses perekonomian warga Kepulauan Masalembu. Maka dari itu, Hanafi meminta agar pemerintah daerah bisa berupaya lebih keras lagi untuk bisa mengawal perbaikan jalan tersebut.
“Koordinasikan, bagaimana solusinya, kasihan masyarakat pulau,” imbuhnya.
Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Keselamatan Transportasi, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep Imam Afif Rusidy menuturkan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan mengenai Pelabuhan Masalembu tersebut. Sebab, itu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
“Persoalan Dermaga Masalembu bukan punya pemkab, tapi pemprov, kami koordinasikan nantinya,” paparnya.
Sebagai upaya, pihaknya selama ini sudah intens berkoordinasi dengan pemprov, namun memang belum ada tindak lanjut yang jelas mengenai jalan menuju Pelabuhan Masalembu itu.
Sebelumnya, seorang warga Masalembu, Yunus, mengungkapkan, Pelabuhan Masalembu sebagai satu-satunya akses warga setempat untuk pergi keluar daerah, termasuk untuk memasok kebutuhan pangan.
“Itu akses utama, kami berharap segera diperhatikan, keberadaannya rusak parah,” tuturnya. (ara/zul)





