KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan tidak mengalokasikan pembangunan drainase lingkungan untuk 2024 mendatang. Pasalnya, anggaran yang tersedia hanya cukup untuk melakukan rehabilitasi drainase dan trotoar yang sudah ada.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sistem Drainase Dinas PUPR Pamekasan Khairil Anwar mengatakan, terdapat dua wilayah yang menjadi sasarannya untuk tahun depan, yakni di Jalan Kabupaten dan di Kecamatan Pademawu.
“Fokus utama di 2024 adalah rehabilitasi drainase dan trotoar di Jalan Kabupaten. Dananya tersedot ke sana semua, jadi tidak ada pembangunan baru,” ungkapnya kepada Kabar Madura, Kamis (23/11/2023).
Khairil menjelaskan, panjang drainase yang dilakukan rehabilitasi khususnya di Jalan Kabupaten adalah 300 meter kanan kiri dengan kedalaman 120 cm dan lebar saluran 110 cm. Sementara rehabilitasi yang dimaksud berupa redimensi atau pelebaran luas sehingga bisa menampung lebih banyak air.
Dana yang dibutuhkan sebesar Rp3,8 miliar, namun yang tersedia hanya Rp1,9 miliar. Khairil tidak bisa memastikan apakah sisa dari anggaran itu akan cair keseluruhan atau tidak. Akan tetapi, yang pasti instansinya akan melakukan rehabilitasi sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.
“Rehabilitasi dilakukan karena saluran eksisting dimensinya kecil dan kurang menampung air saat hujan dan juga trotoarnya sudah banyak yang rusak,” tambahnya.
Sementara yang di Pademawu, dimensi yang direncanakan kedalamannya 70 cm dan lebar saluran 120 cm. Namun, untuk panjang masih belum ditentukan, sebab menunggu hitungan konsultan perencana di 2024 mendatang.
“Yang di Pademawu anggarannya cuma Rp200 juta. Akhir Januari konsultan perencana sudah mulai digelar. Untuk fisiknya nunggu hasil konsultan perencana,” tukas Khairil.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





