KABAR MADURA | Tahun ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan hanya mampu memperbaiki sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di lima Puskesmas Pembantu (Pustu) dari total sekitar 45 Pustu yang tersebar di wilayahnya.
Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin mengatakan, untuk tahun ini tidak ada penambahan pustu baru, melainkan hanya perbaikan fasilitas yang sudah ada. Perbaikan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat puskesmas setempat.
“Di tahun ini, kami akan memperbaiki sejumlah pustu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya, Minggu (23/3/2025).
Lima pustu yang bakal dilakukan perbaikan fasilitas, yaitu satu pustu di Kecamatan Palengaan, Pademawu, dan Pamekasan. Dua pustu di Kecamatan Pakong. Perbaikan ini mencakup renovasi bangunan yang mulai rusak serta peningkatan fasilitas yang belum memadai.
Saifudin mengatakan, anggaran yang dialokasikan untuk renovasi setiap pustu bervariasi, mulai dari Rp250 juta hingga Rp400 juta. Tergantung kondisi masing-masing. Dana perbaikan ini bersumber dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
“Sementara ini, tahapan renovasi itu ada sebagian yang sudah dilakukan dan ada yang masih menunggu. Kita belum dapat memastikan kapan perbaikan ini akan selesai,” tambahnya.
Saifudin mengungkapkan bahwa ada lima pustu lagi yang juga butuh perbaikan. Namun, keterbatasan anggaran dari pemerintah daerah, serta kuota perbaikan yang disetujui pemerintah pusat hanya lima, pihaknya hanya bisa fokus pada lima lokasi utama tahun ini.
Pihaknya pun mengimbau agar seluruh pustu tetap menjalankan tugasnya dengan maksimal, meskipun belum semua fasilitas mendapatkan perbaikan.
“Sebenarnya ada 10 Pustu yang perlu diperbaiki, namun saya lupa lokasinya ada dimana saja karena kita hanya mendapatkan lima jatah,” pungkasnya. (km62/din)





