Dinkes Pamekasan Uji Lab Sampel Susu MBG yang Diduga Berulat

KABAR MADURA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan melakukan uji laboratorium terhadap sampel susu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari, Kecamatan Pademawu.

Pemeriksaan dilakukan menyusul laporan dari pihak SDN Sentol 2 sebagai salah satu sasaran penerima. Dalam laporan itu, ditemukan dugaan kontaminasi pada susu kemasan yang dibagikan kepada siswa.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Pamekasan Ahmad Syamlan menyampaikan, sampel susu telah dikirim untuk diuji secara menyeluruh guna memastikan kandungan di dalamnya.

“Uji laboratorium dilakukan setelah kami mendapat laporan. Untuk hasilnya saat ini belum keluar. Prosesnya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu,” ujarnya kepada Kabar Madura, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:  Tidak Punya IPAL hingga Konflik Internal, 13 SPPG di Bangkalan Dihentikan Sementara

Sebelumnya, dugaan susu MBG berulat mencuat setelah beredarnya video berdurasi sekitar satu menit enam detik pada Selasa (14/4/2026). Dalam rekaman tersebut, terlihat cairan susu yang sudah berada di lantai dengan benda yang tampak menyerupai ulat atau cacing.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sementara itu, Kepala SPPG Kemala Bhayangkari Moh. Ilham Efendy menyatakan bahwa temuan dalam video tersebut belum bisa dipastikan berasal dari susu. Dia menegaskan, rekaman diambil saat cairan sudah berada di lantai.

Baca Juga:  Guru dan Siswa SMP di Bangkalan Diduga Keracunan MBG, Penyebab Masih Diselidiki

“Total ada 27 sekolah penerima manfaat, dan tidak ada keluhan apa-apa dari mereka. Kami juga telah melakukan pengajuan uji laboratorium terkait sampel susu,” ungkapnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *