Dinsos Pamekasan Pastikan Tidak Ada Tambahan Pendamping Lansia

News126 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pendamping lanjut usia (lansia) dalam program Simpati Lansia untuk tahun depan tidak ada perekrutan baru. Saat ini, ada 15 pendamping lansia. Masing-masing kecamatan terdiri dari satu pendamping. Sementara dua orang lainnya berstatus koordinator kabupaten (korkab).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso mengatakan, tidak akan penambahan pendamping lansia, justru akan ada pengurangan dua pendamping yang berstatus korkab. Menurutnya, peran dari korkab itu nantinya langsung dilimpahkan kepada pendamping. Pasalnya, sistem koordinasi keduanya tidak jauh berbeda. 

“Kalau pendamping tugasnya memastikan bantuan sampai pada penerima. Sementara korkab, mengkoordinasikan ke pendamping seperti tugas, pelaporan, dan lain sebagainya. ” jelasnya, Senin (11/12/2023). 

Kata Herman, penempatan satu pendamping di satu kecamatan terbilang aman-aman saja. Artinya, tidak menghambat pada efektivitas kinerja pendamping. Sebab masing-masing kecamatan tidak lebih dari lima puluh penerima. 

Baca Juga:  Dinsos Pamekasan Verifikasi 150 Usulan PPSE 2026, Dorong KPM Menuju Graduasi Mandiri

Dikatakan, selama ini terdapat dua kali pergantian pendamping, yakni pergantian korkab dan pendamping biasa. Alasannya beragam, mulai dari mengundurkan diri hingga kinerja yang tidak maksimal. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Setiap pendamping pasti dievaluasi, baik kinerja lapangan hingga laporan setiap bulannya,” jelas Herman. 

Sementara itu, pendamping lansia Kecamatan Pamekasan, Ira Dwi Lestari, mengatakan bahwa secara spesifik memang tidak ada kendala yang cukup signifikan meski hanya terdiri satu pendamping. 

“Di Kecamatan Pamekasan ada 38 penerima. Tidak ada kendala apa-apa, tapi ketika si penerima ditanya apakah sudah dapat makanan atau tidak, jawabannya belum dapat padahal sudah. Kadang juga mereka meminta di luar makanan, seperti popok, uang, obat nyamuk dan lainnya,” ungkap Ira. 

Baca Juga:  Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Dinsos Pamekasan Pastikan Tidak Ada Jalur Prioritas

Untuk diketahui, tahun ini ada  412 penerima bantuan Simpati Lansia. Namun saat ini tersisa 392 orang karena meninggal dan ada yang sudah dirawat oleh keluarganya. Masing-masing penerima mendapatkan jatah makanan dua kali sehari dengan alokasi anggaran Rp40.000 per hari. 

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Sule Sulaiman 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *