DKPP Pamekaaan “Buta” Update Data Petani di RDKK

News34 views

KABAR MADURA | Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, sudah mulai melakukan pendataan ulang terhadap petani yang akan dimasukan sebagai penerima baru pupuk bersubsisi. Akan tetapi, DKPP mengaku “buta” terkait update data terbaru yang dimasukan dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito menyampaikan, sosialisasi kepada kelompok tani di 13 kecamatan sudah dilakukan sebagaimana yang tercantum pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

“Kami sudah sosialisasi kepada tim verval kecamatan dan kepala BPP-nya, untuk update petani yang belum masuk di E-RDKK, dengan catatan, mereka yang diupdate untuk menjadi anggota kelompok tani tertentu yang sesuai dengan alamat petani berasal dari desa mana saja,” paparnya, Minggu (9/6/2024).

Diakuinya, proses updating data petani di RDDK sepenuhnya merupakan tugas dari setiap kelompok tani. Tetapi untuk update yang diinginkan, supaya petani bisa memiliki jatah pupuk bersubsidi, maka dilakukan pendampingan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan ( PPL). Kendatipun jumlahnya hanya sekitar 90 orang dari cakupan 178 desa dan 11 kelurahan.

“Kami masih belum mengetahui jumlah petani yang baru dimasukan ke RDKK berdasarkan update data yang baru, karena masih dalam proses,” urainya.

Untuk memastikan berjalannya pendataan di lapangan, Nolo menyampaikan akan melakukan koordinasi lebih dengan kepala Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan tim verval di tingkat kecamatan, supaya petani yang tidak masuk ke poktan bisa dimasukan.

Diketahui, jumlah poktan di Pamekasan sebanyak 1.014 yang tersebar di 13 kecamatan.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Miftahul Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *