KABAR MADURA | Komisi II DPRD Sumenep menekankan agar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Sumekar harus mampu memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) yang telah ditetapkan, yakni Rp300 juta.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, menegaskan, pencapaian target tersebut penting untuk mendukung peningkatan PAD Sumenep.
“Kami meminta Perumda Air Minum Sumekar benar-benar serius untuk mencapai PAD target Rp300 juta. Ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung keuangan daerah,” kata Juhari, Senin (28/4/2025).
Politisi asal Kecamatan Gapura itu menambahkan, pihaknya akan terus memantau kinerja perusahaan daerah dan berharap tidak ada alasan dalam merealisasikan target yang sudah dipatok sejak awal tahun.
“Setiap perusahaan daerah harus menunjukkan kinerja maksimal, termasuk PDAM Sumekar,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Sumekar Febmi Noerdiansyah optimistis perusahaan yang dipimpinnya bisa mencapai target PAD, seperti tahun-tahun sebelumnya. Dia menyebut, saat ini data capaian setoran PAD masih dalam proses rekapitulasi. Menurutnya, proyeksi realisasi bisa diketahui pada Agustus atau September mendatang.
“Kalau tahun ini target tetap Rp300 juta, kami yakin bisa tercapai, melihat tren capaian tahun-tahun sebelumnya,” ujar Febmi.
Untuk mewujudkan target itu, Febmi mengungkapkan, sejumlah strategi tengah dijalankan, di antaranya ekspansi jumlah pelanggan dengan memperluas layanan kepada masyarakat, serta efisiensi operasional dengan mengoptimalkan anggaran dan memangkas pengeluaran tidak penting.
Selain itu, pihaknya juga melakukan optimalisasi pendapatan melalui evaluasi berkala terhadap tarif air dengan tetap mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat.
“Dengan perencanaan matang dan kerja sama seluruh tim, kami optimistis target yang diberikan dapat direalisasikan,” pungkasnya. (ara/zul)





