KABAR MADURA | Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan 2025 telah rampung. Saat ini sudah masuk tahapan evaluasi dari gubernur Jawa Timur.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ali Masykur mengatakan, proses pembahasan APBD 2025 antara Tim Anggaran (Timgar) dengan Badan Anggaran (Banggar) sudah tuntas. Per 29 November 2024 lalu, APBD itu sudah diajukan ke gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi, supaya berbagai program yang sudah dialokasikan sesuai dengan regulasi di atasnya.
“Hasil evaluasinya belum keluar, kami juga masih menunggu,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (5/12/2024).
Ali Masykur menjelaskan, dalam proses evaluasi itu berlangsung selama 14 hari kerja, dihitung dari awal pengajuan permohonan evaluasi. Dia mengaku, pihaknya akan terus berkoordinasi agar hasil evaluasi segera dikeluarkan, sehingga APBD itu bisa segera ditetapkan.
“Kalau selesai evaluasinya, kami segera tetapkan, walaupun Badan Musyawarah sudah menjadwalkan penetapannya pada 27 sampai 30 Desember 2024,” paparnya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebut, secara umum anggaran pendapatan Pamekasan 2025 kurang lebih Rp2 triliun, begitu pun anggaran belanjanya berkisar di angka Rp2 triliun. Namun, Ali Masykur menegaskan, anggaran belanjanya lebih tinggi daripada pendapatan.
Selain itu, Ali Masykur menambahkan, kemungkinan proses perubahan APBD pada 2025 akan dipercepat dibandingkan biasanya, sebab menyesuaikan dengan visi misi bupati dan wakil bupati yang diprediksi akan dilantik antara Februari hingga Maret 2025 mendatang.
“Jadi perubahan APBD-nya akan dipercepat menyesuaikan dengan visi dan misi bupati terlantik nantinya,” tukasnya. (rul/zul)





