Fakultas Syariah UIN Madura dan Université Sidi Mohamed Ben Abdellah Perkuat Kerja Sama Internasional melalui Penandatanganan LoI

Pendidikan104 views

KABAR MADURA | Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Madura resmi menjalin langkah awal kolaborasi internasional dengan Fakultas Syariah Université Sidi Mohamed Ben Abdellah, Maroko, melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada 13 Februari 2026. Dokumen tersebut ditandatangani secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah UIN Madura, Assoc. Prof. Muhammad Taufiq, Ph.D., dan Dekan Fakultas Syariah Université Sidi Mohamed Ben Abdellah, Prof. Dr. Abdelmalek Aouich.

Penandatanganan LoI ini menjadi tonggak penting dalam penguatan jejaring akademik global kedua institusi, khususnya dalam bidang hukum Islam dan studi syariah. Kolaborasi lintas kawasan Asia Tenggara dan Afrika Utara ini dipandang strategis dalam menghadirkan perspektif komparatif yang semakin dibutuhkan dalam studi Islam kontemporer.

Dalam wawancara terpisah, Dekan Fakultas Syariah UIN Madura, Assoc. Prof. Muhammad Taufiq, Ph.D., menyampaikan bahwa LoI ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan fondasi strategis bagi kolaborasi jangka panjang.

> “Alhamdulillah, LoI kerja sama antara Fakultas Syariah UIN Madura dan Fakultas Syariah Université Sidi Mohamed Ben Abdellah Fes, Maroko telah resmi terbit. Ini adalah langkah awal yang sangat penting setelah kolaborasi riset kami di Fes tahun 2024 dan partisipasi dalam forum akademik internasional pada 2025. Kami ingin membangun kemitraan yang produktif, tidak hanya seremonial, tetapi melahirkan riset dan publikasi bereputasi internasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi internasionalisasi fakultas yang menekankan penguatan riset kolaboratif dan mobilitas akademik.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

> “Kami ingin membuka ruang dialog antara tradisi keilmuan pesantren dan perguruan tinggi Islam di Indonesia dengan tradisi keilmuan Maghribi di Maroko. Pertemuan dua tradisi ini sangat potensial untuk melahirkan perspektif baru dalam kajian hukum Islam,” tambah dekan termuda di lingkungan PTKIN ini.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah Université Sidi Mohamed Ben Abdellah, Prof. Dr. Abdelmalek Aouich, dalam keterangannya menyambut positif inisiatif kolaborasi ini.

> “Kerja sama ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas jaringan akademik kami di Asia Tenggara. Indonesia memiliki dinamika sosial-keagamaan yang sangat kaya, dan kami meyakini kolaborasi ini akan memperkaya kajian komparatif hukum Islam di kedua institusi,” ungkapnya.

Melalui LoI tersebut, kedua pihak menyatakan komitmen untuk mengembangkan program kolaboratif, meliputi penelitian bersama, publikasi ilmiah terindeks, pertukaran dosen dan peneliti, serta penyelenggaraan seminar, konferensi, dan webinar internasional. Luaran kerja sama diharapkan tidak hanya berupa publikasi akademik, tetapi juga penguatan kapasitas kelembagaan dan jejaring riset global.

Secara substansial, Letter of Intent ini mencerminkan itikad baik dan saling pengertian antara kedua institusi. Dokumen tersebut akan menjadi dasar penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) pada tingkat universitas yang lebih komprehensif dan operasional, dengan masa berlaku satu tahun sejak tanggal penandatanganan.

Dengan terjalinnya LoI ini, kedua fakultas optimistis bahwa kemitraan akademik Indonesia–Maroko akan berkembang menjadi kerja sama strategis yang berkontribusi nyata bagi pengembangan studi syariah dan hukum Islam di tingkat global. (rul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *