KABAR MADURA | Madura United Football Academy (MUFA) harus bekerja lebih ekstra untuk memperbaiki performa di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) musim ini, terlebih di laga kandang yang notabene belum konsisten raih hasil positif.
Di pekan lalu, Laskar Sape Kerrab Ngodeh terpaksa harus menelan kekalahan di kandang sendiri dari Persis Solo. Pemain U16 kalah telak 0-5, U18 berakhir dengan skor 1-3, sementara U20 harus harus menerima kekalahan 0-2.
Terdekat, mereka akan kembali berlaga di Madura United Training Ground (MUTG) pada 13-14 Desember 2025 lawan Borneo FC.
Pelatih MUFA Eko Setiawan mengatakan, program latihan saat ini lebih diarahkan pada aspek psikologis agar pemain cepat bangkit dan melupakan hasil minor pertandingan sebelumnya.
“Fokus kami adalah pengembalian mental anak-anak. Bagaimana mereka bisa pulih, kembali percaya diri, dan melupakan hasil pertandingan kemarin,” jelasnya, Rabu (10/12/2025).
Pihaknya menyebut, tim pelatih telah mencatat sejumlah evaluasi penting. Menurutnya, sektor kiper dan finishing menjadi perhatian khusus. Sedangkan dari segi permainan secara umum, diakui Eko, anak asuhnya sudah tampil baik.
Eko berharap, para pemain dapat berkembang lebih cepat sehingga materi latihan bisa diterapkan secara maksimal saat bertanding. Namun, dia menegaskan tidak ingin memberikan tekanan berlebih, mengingat mayoritas pemain baru pertama kali tampil di kompetisi EPA.
“Ada catatan di sektor kiper. Untuk permainan sebenarnya sudah bagus, tinggal koordinasi dan penyelesaian akhirnya saja yang perlu ditingkatkan,” tambahnya. (nur/zul)





