Gunakan IPAL Modern, RSUD SMart Pamekasan Jamin Limbah Cair Tidak Cemari Lingkungan

Berita, Kesehatan37 views

KABAR MADURA | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan memastikan seluruh limbah cair rumah sakit dikelola menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu berteknologi modern. Hal itu sebagai langkah konkret untuk mencegah pencemaran lingkungan dari limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD SMart Pamekasan dr. Syaiful Hidayat, melalui Kepala Instalasi Penyehatan Lingkungan RSUD Smart Ika Nur Widya Widyarti menyampaikan, sistem IPAL yang digunakan merupakan bantuan Kementerian Kesehatan dengan kapasitas pengolahan besar (+/- 200m3/hari) dan mampu mengolah semua jenis limbah cair, mulai dari kamar mandi, instalasi gizi, hingga ruang operasi serta laboratorium medis. Semuanya terintegrasi dan diproses dalam satu sistem sentral.

“Semua limbah cair kami kumpulkan dan diolah hingga memenuhi baku mutu lingkungan sebelum dikeluarkan ke badan air, sesuai dengan izin lingkungan yang kami kantongi. Bahkan hasil akhirnya diuji, diantaranya melalui bak dengan indikator ikan, sehingga benar-benar aman,” paparnya, Senin (1/12/2025).

Baca Juga:  Cekcok di Area Pemakaman, Polres Pamekasan Ringkus Terduga Pelaku Penganiayaan

Proses pengolahan dimulai penyaringan limbah padat, bak ekualisasi, hingga unit Fluidized Bed Biofilm Reactor (FBBR) sebagai tahap penguraian zat berbahaya. Setelah itu dilanjutkan dengan pengendapan, filtrasi tekanan (up flow filter), hingga proses klorinasi untuk memastikan tidak ada bakteri patogen yang lolos.

Diakuinya, debit limbah cair yang diolah setiap hari rata-rata berada di bawah 150 meter kubik, dengan sekitar 125 meter kubik yang dilepas ke lingkungan setelah terolah sempurna. Sementara limbah padat hasil proses pengolahan limbah cair berupa lumpur dicetak hanya dua kali dalam setahun dengan jumlah yang sangat minim, kemudian dikelola oleh pihak ketiga berizin.

Lebih lanjut, Ika menegaskan, pemantauan kualitas efluen dilakukan setiap hari, terutama parameter pH, suhu, dan sisa klorin. Sementara untuk parameter lain seperti Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD) diuji setiap bulan melalui laboratorium eksternal terakreditasi.

“Apabila ada satu saja parameter yang tidak memenuhi standar, sistem digital pemantauan dan pengawasan pengolahan limbah nasional langsung memberikan tanda peringatan dan Kami wajib melakukan perbaikan pada bulan yang sama,” tegasnya.

Dengan sistem pengawasan yang ketat dan pelaporan rutin melalui aplikasi SimPel KLHK dan Sipelita, RSUD SMart memastikan pengelolaan limbah cair dilaksanakan sesuai standar nasional dan transparan.

“Rumah sakit harus sehat, lingkungan pun harus tetap sehat. Itu komitmen kami,” pungkasnya. (rul/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *