Guru di Pamekasan Pukul Siswa, Disdik Jatim Tegur Kasek

Pendidikan, Berita1,722 views

KABAR MADURA | Akhir-akhir ini viral aksi main tangan seorang guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pamekasan yang menampar salah satu siswa dengan tangan kanannya.

Atas kejadian tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur Wilayah Pamekasan Slamet Goestiantoko memberi peringatan kepada kepala sekolah (kasek) agar segera mengambil tindakan.

Menurutnya, beredarnya informasi pemukulan melalui video yang tersebar itu telah ditindaklanjuti dengan koordinasi, guna menelusuri kebenarannya. Jika benar terjadi, pihaknya meminta kepala sekolah memberikan pembinaan dan teguran kepada guru yang bersangkutan.

“Saya minta kasek untuk segera klarifikasi kebenaran video tersebut, kalau benar segera lakukan pembinaan dan teguran kepada guru tersebut,” singkatnya, Selasa (29/7/2025).

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Pamekasan Ali Umar Arhab membenarkan bahwa kejadian dalam video yang beredar benar terjadi. Diketahui, peristiwa tersebut berlangsung saat guru sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar di salah satu kelas pada Senin, 28 Juli 2025.

Baca Juga:  Disdikbud Pamekasan Siapkan Aplikasi Pengawasan Siswa Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, guru telah memberikan dua kali peringatan sebelumnya sebelum akhirnya bertindak spontan.

Dia menyampaikan bahwa guru dan siswa yang bersangkutan telah berdamai, bahkan orang tua siswa telah memaklumi peristiwa tersebut.

“Kejadian benar di SMA 1. Guru telah minta maaf ke ortu, meskipun ortu tidak masalah dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Ada (sanksi) secara kedinasan, jadi dibahas tim sekolah dengan pembina Kepegawaian Cabdin,” imbuhnya.

Menanggapi kejadian itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Nur Faizin menyayangkan tindakan guru yang dinilainya tidak pantas dilakukan, terlebih oleh seorang pendidik yang seharusnya memberi teladan kepada murid.

Baca Juga:  Disdikbud Pamekasan Siapkan Aplikasi Pengawasan Siswa Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

“Apapun yang dilakukan kesalahan oleh murid, selayaknya tidak diselesaikan dengan kekerasan, apalagi itu seorang guru, banyak penyelesaian yang lebih arif, ketimbang dengan cara-cara emosional seperti itu,” ujarnya.

Ditegaskan pula bahwa persoalan tersebut akan menjadi atensinya. Karena kejadian berlangsung di Madura, dirinya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur melalui Fraksi PKB DPRD Jatim agar pembinaan SDM di bawah pengawasan dinas bisa dievaluasi.

“Kami mencoba mengklasifikasi kepada Disdik, seperti apa langkah yang akan dilakukannya,” imbuhnya. (rul/ong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *