KABAR MADURA | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bangkalan menyebut pembangunan jalan kabupaten akan mengalami penyusutan. Hal itu terjadi lantaranbsejumlah proyek mengalami penyesuaian akibat kenaikan harga barang.
Dalam beberapa waktu terakhir, pengerjaan proyek bahkan sempat tertahan karena adanya perubahan harga yang mengharuskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melakukan penyesuaian anggaran.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Kabupaten Bangkalan, Guntur Setiyadi, mengatakan, kenaikan harga itu berdampak pada nominal anggaran yang sebelumnya telah dirancang.
Menurut Guntur, penyesuaian anggaran itu berpotensi memengaruhi volume pekerjaan jalan yang akan dikerjakan. Namun, dia memastikan kualitas pekerjaan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
“Nanti output-nya macam-macam, bisa pengurangan panjang, bisa pengurangan fasilitas penunjang,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut, Guntur menjelaskan, perubahan pada setiap paket pekerjaan tidak selalu berarti pengurangan secara menyeluruh. Penyesuaian dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing paket proyek. Jika pengurangan panjang jalan dianggap sudah cukup, maka fasilitas penunjang lainnya tetap harus dipenuhi.
“Nanti beda-beda di setiap paket, untuk pengurangan dapat dipastikan terjadi,” ungkapnya.
Guntur menambahkan, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah para kontraktor akan tetap berminat mengambil proyek yang ditawarkan Pemkab Bangkalan setelah adanya penyesuaian tersebut.
“Tidak juga, makanya liat nanti kalau kita launching. Kalau banyak yang nawar, berarti masih oke harganya,” pungkasnya. (fik/zul)





