HMI Desak Disperta KP Sampang Buka Data Penerima Hand Sprayer 

News126 views

KABAR MADURA | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sampang mendesak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang agar transparan dalam pengelolaan bantuan untuk petani, termasuk tidak menutup-nutupi data penerima hand sprayer.

Ketua Umum HMI Sampang Hasim menegaskan, seluruh bantuan yang dikelola oleh Disperta KP Sampang merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional.

“Bantuan kepada petani yang diberikan oleh Disperta KP Sampang adalah hasil pajak masyarakat yang dikelola oleh pemerintah, maka menutupi data penerima tidak dapat dibenarkan,” katanya, Senin (18/8/2025).

Hasim menjelaskan, setiap masyarakat berhak memperoleh informasi, selama penggunaannya tidak bertentangan dengan Undang-Undang.

Menurutnya, tindakan Disperta KP Sampang yang menutup-nutupi penerima bantuan justru menimbulkan dugaan adanya permainan.

“Pola manipulasi sangat beragam. Jika itu juga menyangkut hak petani, sungguh sangat disayangkan,” ujarnya.

Hasim menambahkan, para petani saat ini sudah cukup terbebani oleh masalah kekeringan, biaya pertanian yang tinggi, hingga kelangkaan pupuk. Karena itu, bila hak mereka masih dipersulit, maka hal itu dinilai sangat kejam.

“Saya dan pengurus HMI Cabang Sampang akan mengawal persoalan ini,” tandasnya.

Diberikan sebelumnya, Disperta KP Sampang terkesan menutup informasi terkait penerima bantuan hand sprayer tahun 2025.

Bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) itu, hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai jumlah kelompok tani penerima, kriteria penyaluran, maupun sebaran wilayah penerima.

Baca Juga:  Bank Sampang Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2026 BPRS Bintang 5

Selain itu, Disperta KP juga belum mengungkap harga satuan dari hand sprayer yang dibeli. Belum ada kepastian apakah setiap kelompok tani hanya mendapatkan satu unit atau terdapat kelompok yang menerima lebih dari satu unit.

Pegawai Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Disperta KP Sampang Mery Sulistiana mengungkapkan bahwa pengadaan bantuan tersebut menggunakan dana DBHCHT dengan nominal cukup besar.

“Total anggaran pengadaan bersumber dari DBHCHT Rp188.700.000 juta untuk 200 unit hand sprayer,” jelasnya, Kamis (14/8/2025). (yan/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *